Mukernas GPdI 2015

Musyawarah Besar adalah forum tertinggi Gereja Pantekosta di Indonesia yang diadakan setiap 5 tahun sekali menetapkan Garis Besar Program Kerja (GBPK) dan memilih Majelis Pusat GPdI. Garis Besar Program Kerja hasil Musyawarah Besar GPdI merupakan amanah organisasi,

Paskah Bersama Hamba-hamba Tuhan Wilayah IV

Cirebon. Dalam rangka memperingati hari Paskah 2014, para Hamba Tuhan yang tergabung diwilayah Indramayu, Cirebon Kuningan, majalengka dan sekitarnya mengadakan acara sehari bertemakan “ Bersama Melayani Tuhan” yang diadakan di Prima Resort Kuningan Jawa Barat pada Selasa 27 Mei 2014.

Pertemuan Majelis Wilayah dan MD Jabar

Cianjur, 18 Pebruari 2013, Majelis Wilayah IV Jabar GPdI, menghadiri Pertemuan dengan Majelis Daerah yang dihadiri oleh seluruh Personil MD dan Seluruh MW se Jawa Barat. Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua MD Jabar GPdI Bpk. Pdt. JE. Awondatu.

Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar

Diakhir Tahun 2014, Majelis Daerah Jawa Barat Gereja Pantekosta di Indonesia (MD GPdI Jabar), mengadakan kegiatan Natal bersama Hamba-hamba Tuhan beserta Jemaat se Jawa Barat, namun ada yang berbeda pada kegiatan Natal Tahun ini dimana biasanya diadakan serempak pada satu lokasi, kali ini sedikit berbeda hal itu terlihat dari nama atau kemasan acara yang dinamai dengan “ Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar “

Youth Rally Day Paskah 2015 KW IV Pelprap

Kuningan, Komisi Wilayah Pemuda (KW Pelpap), bergabung dengan Komisi Wilayah Remaja (KW Pelrap) wilayah IV GPdI Jabar mengadakan acara sehari dalam rangka peringatan Paskah, yang diberi nama Youth Rally Day Paskah, bertempat di The Mountain Recreation park Kuningan Cirebon Jawa barat pada Jumat 01 Mei 2015.

Tampilkan postingan dengan label Liputan Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputan Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Agustus 2015

Ibadah Syukur Hut RI ke 70 Tahun

Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ( HUT RI ) yang ke 70 tahun, Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Eretan ( GPdI Eretan), Gereja Kristen Indonesia Bakal Jemaat Eretan ( GKI Bajem Eretan) dan Gereja Katholik Bintang Laut, mengadakan Ibadah Syukur memperingati Hut RI ke 70 di GKI Bajem Eretan pada Senin 17 Agustus 2015 mengambil Thema
“ Indonesia Tangguh “
Acara Ibadah Syukur bersama antar Gereja yang diprakarsai oleh Pnt. Rikel Tiwan (GKI), Pdt. Yezia (GPdI) dan Pimpinan Majelis Katholik Bpk. Paulus Sugiman, berharap lewat peringatan Kemerdekan  Ri ke 70 umat Tuhan dapat  lebih bersyukur dan berterima kasih lewat doa, akan nikmat dan anugrah yang Tuhan sudah berikan untuk Bangsa dan Negara Indonesia, kiranya menjadi harapan bersama, Indonesia dimasa-masa mendatang semakin menjadi Bangsa yang Tangguh dan lebih Hebat, dalam menghadapi berbagai masalah atau tantangan yang melanda tanah air.
Panitia
Mengawali Ibadah bersama dimulai dengan masuknya, Iring-iringan para Hamba Tuhan memasuki ruang Ibadah berlangsung dengan diiring lagu “Betapa Kita tidak bersyukur” dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dipimpin oleh Pnt. Rikel Tiwan, tampak para hadirin yang terdiri dari ketiga Gereja GPdI, GKI, Katolik dengan seamangat menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan Puji-pujian dipimpin oleh Agustin dan singger menaikan pujian yang bertemakan kebersamaan dan kekeluargaan didalam Tuhan sebagai saudara seiman tanpa ada sekat denominasi  atau perbedaan satu sama laain, semua membaur dalam ucapan syukur akan kemerdekaan yang sudah Tuhan berikan dan sampai di tahun ke 70 semua karena Anugrah Tuhan.
Pelayan Ibadah Syukur Hut RI Ke 70
Firman Tuhan dibawakan oleh Pnt. Markus dari GKI Indramayu, Matius 22:15-21 menjelaskan pentingnya umat Tuhan menghormati dan mendoakan Pemerintahan, juga menjelaskan untuk menjadi Indonesia yang tangguh dan hebat diperlukan suatu tekad atau pribadi yang benar, takut akan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan bekerja dengan jujur dengan sunguh-sungguh jangan sikut sana-sikut sini hidup dalam perdamaian satu sama lain, maka disana Tuhan akan melawat Indonesia menjadi bangsa yang tangguh, demikian pesan firman Tuhan yang disampaikan, Paulus Sugiman dari Katolik diberikan kesempatan untuk berdoa syafaat untuk bangsa Indonesia dan dalam doanya berharap agagr Indonesia boleh menjadi bangsa yang hebat dan semakin tangguh dalam menyikapi berbagai hal yang terjadi.
Suasana Ibadah
Kemeriahan peringatan Hut Ri ke 70 juga diisi dengan persembahan pujian dari masing-masing gereja yang hadir dengan iringan musik dangdut, ada juga irama Kroncong, menambah semarak Ibadah syukur  Kemerdekaan.
Pujian Dari GKI Bajem Eretan
Pujian Dari Katolik
Pujian dari GPdI Eretan
Mengakhiri seluruh rangkaian acara Ibadah bersama diisi dengan menyanyikan lagu Nasional  “Satu Nusa, satu Bangsa” dinyanyikan oleh seluruh undangan yang hadir. 



by. Yra

Jumat, 08 Mei 2015

Paskah Bersama Hamba Tuhan & Jemaat GPdI Jabar

Cianjur. Gedung Yayasan Kabar Baik ( YAKABA ) atau lebih dikenal Sekolah Alkitab Cianjur Jawa Barat, pagi itu Rabu, 29/04/2015, sekitar pukul 08.00 wib tampak ramai dengan kehadiran kendaraan roda dua maupun roda empat dipelataran parkir komplek SAC, rupanya pagi itu Majelis Daerah Jawa Barat GPdI mengadakan acara Ibadah “Paskah bersama Hamba Tuhan dan Jemaat GPdI Jawa Barat “, yang dihadiri oleh para Pendeta dan Jemaat dari Wilayah satu sampai dengan wilayah tujuh belas.
Tepat pukul 10.00.wib ibadah paskah dimulai diawali dengan kata sambutan dari Panitia Paskah Pdt. Ferdinand Rompas ( Wakil Bendahara 1 MD Jabar), memulai dengan salam Pantekosta 3x Ferdinand mengucapkan selamat datang kepada para undangan yaitu hamba Tuhan beserta jemaat yang hadir siang itu dan mengucapkan selamat paskah dan selamat beribadah tak lupa diakhir sambutan Ferdinan Rompas mengucapkan terima kasih pada Ketua Majelis daerah GPdI Jabar Pdt. Je. Awondatu yang telah merestui juga mendukung sehingga acara Paskah boleh berlangsung. 
Pujian dari Hamba Tuhan
Padus dari Kaum Wanita & Kineret GPdI Cianjur

Dilanjutkan dengan Puji-pujian yang  dipimpin oleh Pdm.Yemma Kastanya Assa sebagai worship leader, sementara team musik dari GPdI Kopo Permai Bandung, diiringi singer, Ava Rophe, Noswan Paat, Evi, Nining dan Franky Loing hamba Tuhan dari Wilayah Bandung, dengan penuh semangat para hamba Tuhan memuji Tuhan, hadiri kurang lebih  Tujuh ratus orang memenuhi Gedung Aula Sekolah Alkitab Cianjur, ibadah berlangsung tertib hadirat Tuhan terasa begitu kuat, mengalir saat Ibadah berlangsung, setiap Hamba Tuhan yang hadir diberikan kesempatan oleh pemimpin acara untuk bernyanyi bersama dimulai dari Wilayah I s/d V, VI s/d XI dan XII s/d XVII juga ada persembahan Paduan suara Pelwap GPdI Cianjur juga Paduan suara Kineret yang dipersembahkan oleh anak-anak dan Remaja dari GPdI Cianjur terakhir Paduan suara Siswa/i Sekolah Alkitab Cianjur, pujian yang dipersembahkan menambah meriah acara paskah GPdI se Jawa Barat, 
Pujian Kaum Wanita GPdI Cianjur
Padus Siswa/i SAC
Firman Tuhan dibawakan langsung oleh ketua Majelis Daerah GPdI Jawa Barat Pdt. JE. Awondatu, sesuai tema “Gereja Yang tak tergoyahkan” Ibrani 12:28. Firman Tuhan diambil dari kitab Amsal 16:4 “TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka.” Awondatu menekankan bahwa segala sesuatu diciptakan itu untuk Tuhan, termasuk manusia diciptakan untuk Tuhan, lebihlanjut dikatakan dalam Wahyu 4:11 “Engkau telah menciptakan segala sesuatu” semua yang ada dibumi itu adalah ciptaan Tuhan dan bagi kesenanganNya Dia, suka-sukanya Dia, namun sekarang apa yang diciptakan Tuhan manusia suka tambah-tambah, Allah menciptakan Adam dan Hawa lebih jauh Awondatu mencontohkan namun sekarang manusia suka tambah-tambah adam (Laki-laki) dapat mencintai Edi (Homo) Hawa mencintai Nadin (Lesbi), manusia suka tambah-tambah demikan urainya, Pemimpin itu diciptakan oleh Tuhan tapi manusia suka tambah-tambah dengan Kampanye, manusia cenderung untuk berbuat dosa terus, dan semua Manusia telah berbuat dosa untuk itulah Yesus datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan Manusia dengan cara Mati diSalib ( Paskah ), diakhir khotbahnya Awondatu berpesan kepada seluruh Hamba Tuhan dan jemaat  yang hadir  jadilah Jemaat dan Hamba Tuhan yang tak tergoyahkan agar dapat menuai Jiwa-jiwa.
Pdt. Je. Awondatu Menyampaikan Firman
Setelah Penyampaian Firman Tuhan, Majelis Daerah GPdI Jabar menyerahkan tanda kasih dari Hamba-hamba Tuhan Jawa Barat, untuk Sekolah Alkitab Cianjur (SAC) persembahan kasih sebesar    Rp. 25.000.000 diserahkan langsung oleh Bendahara Majelis Daerah GPdI  Jabar Pdt. Anton Litha, kepada Pdt. Je. Awondatu selaku Direktur Sac  pada kesempatan ini Pdt. Je. Awondatu sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Para Hamba Tuhan Jawa Barat, dan dana tersebut akan digunakan sepenuhnya untuk Oprasional Pendidikan Sekolah Alkitab Cianjur.
Penyerahan tanda Kasih Dari Hamba Tuhan Jawa Barat kepada Pimpinan SAC
Acara Ibadah Paskah Bersama Hamba Tuhan dan Jemaat juga dihadiri oleh Pembimas Kristen dari Departemen Agama Republik Indonesia Jawa Barat yaitu Minda Sirait memberikan kata sambutan Minda, menyampaikan bahwa tema yang diusung oleh panitia paskah GPdI Jawa Barat sangat tepat yaitu “Gereja Yang tak tergoyahkan” yang mana ditengah-tengah kita saat ini banyak Gereja-gereja di Jawa Barat yang mengalami penutupan walaupun sudah mamiliki ijin dan kita harus terus mendoakan agar kerukunan antar umat beragama dijawa barat ini dapat terjalin dengan harmonis juga biar Gereja yang alami penutupan supaya Iman Percayanya tak tergoyahkan, 
Sambutan Bimas Kristen Jawa Barat, Minda Sirait
lebih lanjut Minda juga menyampaikan pesan bahwa hubungan gereja dengan Departemen Agama harus terjalin dengan baik dan harmonis Pembimas berharap agar undang-undang yang baru nanti tentang keberagamaan tidak berpihak sebelah, dimana yang terjadi selama ini peraturan itu selalu menguntungkan satu pihak, Hal lainnya Minda Sirait menyampaikan juga bahwa keberadaan gereja di Jawa Barat harus memiliki surat Keterangan tanda lapor ke Bimas Kristen Jabar  karna ini adalah bagian hubungan yang harus tetap dijalin antara gereja dan pemerintah, poin berikutnya setiap Hamba Tuhan juga harus memiliki kartu pendeta yang dikeluarkan dari Dirjen pembimas kristen, kemudian pemerintah melalui bimas kristen juga akan memberikan tunjangan kepada hamba-hamba Tuhan sebagai penyuluh agama non PNS dimana kuotanya hanya ada delapan puluh orang, gereja juga akan mendapatkan bantuan alat musik organ jika ada yang mengajukannya. Demikianlah bentuk perhatian pemerintah kepada gereja, jelas Minda Sirait mengakhiri kata sambutannya.
Para Hamba Tuhan yang hadir
Para Pengisi Acara
Sambutan berikutnya mewakili Majelis Pusat dan juga Majelis Daerah Jawa Barat disampaikan oleh Pdt. Thomas Runkat: “ kiranya acara Paskah Hamba-hamba Tuhan ini lebih mengeratkan, menyatukan dalam hati dan pikiran kita tujuan sebagai Hamba-hamba Tuhan untuk pada sasaran seperti yang ada pada tema: “Gereja Yang tak tergoyahkan”, teruslah pandang dan berharap, dan sandar sepenuhnya kepada Tuhan dan oleh kekuatan Roh Kudus kita tidak akan tergoyahkan”, kemudian Pdt.Thomas Rungkat pun membakar kembali semangat hamba-hamba Tuhan Jawa Barat dalam melayani Tuhan, ia katakan: “sekali maju tetap maju, dan sekali Yesus tetap Yesus”.
Para Pemenang Doorprize
Acara selanjutnya dimeriahkan dengan adanya doorprize  yang dipandu oleh Pdt. Markus Sugiarto ( Biro Pertumbuhan Gereja) dimana Panitia menyediakan tiga belas buah Gitar akustik untuk Hamba-hamba Tuhan yang hadir dengan cara diundi.
Seluruh rangkaian acara Paskah Bersama Hamba Tuhan dan Jemaat GPdI Jabar ditutup dalam doa oleh Pdt. JAF Rorong. (Sumber Foto: Thian Rope & Yusak YA)



by: Yra

Jumat, 17 April 2015

Anak Sekolah Minggu GPdI Kedoya, Melayani Tuhan dengan alat Musik Tradisional Angklung.

Ada banyak cara dipakai untuk dapat melayani Tuhan diantaranya adalah dengan bersaksi, memuji  Tuhan atau menyanyi juga bisa melalui berkhotbah, seperti yang dilakukan oleh sekelompok Anak-anak  Sekolah Minggu GPdI Kedoya Jakarta  Barat dibawah arahan Pdt. Aneke Sudarmawan yaitu dengan cara memuji Tuhan sekaligus memainkan alat musik tradisional khas Jawa Barat Angklung dengan nama Angklung Pentakostel Feel Harmonik.
Anak-anak usia Balita sampai dengan Remaja tampak piawai dan sinergi memainkan alat musik khas Jawa Barat ini disertai dengan alunan Vocal  yang merdu saat membawakan salah satu Pujian berjudul  “Menikmati Yesus”  dalam acara Pembukaan Forum tatap Muka Nasional Komisi Pusat dan Komisi Daerah Pelayanan anak Pantekosta ( Fortapnas KP dan Kd Pelnap ), di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
Aneke mengkisahkan bagaimana dan mengapa memilih alat musik Angklung untuk diajarkan kepada anak-anak Sekolah minggu GPdI Kedoya, yaitu ketika suatu saat aneke bingung hendak mempersiapkan acara menyambut Natal, tanpa disengaja saat Aneke menyaksikan suatu pertunjukan di salah satu televisi ada  yang memainkan alat musik Angklung, disitu Roh Kudus berbicara ini yang harus kamu lakukan atau kerjakan pada Anak-anak Sekolah Minggu ya melatih mereka untuk memainkan Alat Musik Tradisional Angklung, padahal lanjut aneke mengisahkan dia saat itu tidak tahu cara memainkan alat musik angklung tersebut dan tidak tahu kemana dia harus mencarinya sampai akhirnya dapat informasi dimana alat musik tersebut bisa didapat dari situlah awal dibentuknya pelayanan Anak-anak Sekolah Minggu lewat musik Angklung.

Sekolah Minggu GPdI Kedoya

Persembahan Sekolah Minggu Kedoya Jakarta "Menikmati Yesus"

Bermodal dari pengetahuan melatih paduan suara dan belajar otodidak yang sangat terbatas mengenai angklung sedikit demi sedikit terus berlatih tanpa lelah, sampai saat ini kurang lebih sudah berjalan hampir 6 Tahun dan menjadi harapan Aneke melalui Pelayanan ini adalah sebagai alat pemersatu diantara para anak-anak tersebut dan sebagai  ajang untuk mereka belajar melayani Tuhan sejak dini.
Pelayanan Anak-anak Sekolah Minggu GPdI Kedoya ini sudah melayani, hampir seluruh Indonesia diantaranya Lampung, tanjung uban, Batam juga mancanegara seperti ke singapura juga banyak diundang baik dikalangan Gereja GPdI maupun non GPdI (Interdenominasi)  kurang lebih ada 30an anak yang ikut dalam satu pementasan  atau penampilan dan selalu mendapat respon yang sangat positip atau antusias dari hadirin dalam setiap pementasan.

Pdt. Anneke Sudarmawan
Menjadi harapan Aneke sudarmawan, untuk Pelayanan  Anak-anak  Sekolah Minggu melalui pelayanan musik dan vocal ini  adalah agar mereka dapat mengerti hal-hal Rohani dan dapat terus berkelanjutan sebagai sarana untuk melayani Tuhan dan terlebih juga agar mereka bisa memenangkan atau membawa Jiwa-jiwa untuk Tuhan melalui pelayanan ini.  


by: Yra





 

Kamis, 12 Februari 2015

Fortapnas KD dan KP Pelnap GPdI

Komisi Pusat Pelayanan Anak Pantekosta (KP Pelnap), mengadakan acara Forum tatap Muka Nasional (Fortapnas) yang dihadiri oleh para Pengurus harian Komisi Daerah Pelayanan Anak Pantekosta ( KD Pelnap ) se Indonesia bertempat di Twin Plaza Hotel, Jakarta dari tanggal 3-5 Februari 2015. Acara kali ini menurut Ketua Komisi Pusat Pelnap GPdI Pdt. Sherly Tololiu adalah kali yang kedua diadakan dimana sebelumnya pernah diadakan acara serupa bertempat di Wisma Agape Bogor Jawa Barat beberapa tahun silam, adapun tujuan dari terselenggaranya acara ini lebih lanjut Sherly mengungkapkan adalah untuk memperlengkapi pemahaman pentingnya memiliki karakter yang baik untuk mempersiapkan anak-anak GPdI menjadi suatu generasi yang kuat dalam iman, memiliki fondasi yang kokoh untuk menghadapi tantangan mereka diakhir Zaman ini dan menjadi “ God’s Super Star “ atau Bintangnya Tuhan.

Peserta Fortapnas
Acara Forum Tatap Muka Nasional kali ini dihadiri oleh sekitar 150 an peserta dan peninjau dari berbagai Propinsi se Indonesia diantaranya Bali, Ntb, Kalimantan, Sumatra, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi, Ambon bahkan ada juga peserta dari Papua, total ada 30 Propinsi yang mengutus Pengurus harian  Komisi Daerah Pelnap, demikian menurut Ketua Panitia Fortapnas Pdm. T. Elfanelry Parassa. Dalam sambutannya Elfanelry Berterima kasih kepada Majelis Pusat, Majelis Daerah, Komisi Daerah Pelnap seluruh Indonesia atas Dukungan serta kehadiran, dimana secara tidak langsung sudah turut mensukseskan Fortapnas Pelnap tahun 2015 ini, dan sebagai harapannya lebih lanjut dikatakan agar setiap Pelayan anak (Guru-guru Sekolah Minggu ) maupun anak yang dilayani dapat memantulkan Cahaya Kristus sebagai Bintangnya Tuhan, seperti tercatat dalam Kitab Suratan Filipi 2:15 demikian harapnya.

Pdt. Thomas Runkat Membuka Fortapnas
Dihari Pertama setiap peserta Fortapnas melakukan Pendaftaran ulang dan Chek In Hotel sekaligus mendapatkan buku acara, tanda pengenal (name tag) serta kupon makan selama mengikuti acara dari panitia, yang tampak sigap dalam melayani setiap Peserta. Sore harinya Pkl. 17.00 wib diadakan Ibadah Pembukaan, dihadiri oleh utusan Majelis Pusat GPdI Pdt. Thomas Runkat (Biro Pemberdayaan Warga Jemaat ), sekaligus membuka dan meresmikan kegiatan Fortapnas dengan ditandai dengan pemukulan Gong, dalam sambutannya Thomas Runkat menyampaikan salam dari Ketua Umum Majelis Pusat Pdt. MD. Wakkary untuk seluruh peserta Fortapnas, Pdt. Thomas juga berpesan agar selama mengikuti acara seluruh peserta dapat menjaga sikap dan prilaku agar berprilaku sebagai Pelayan Tuhan, dan harus semakin mengarah kepada Tuhan.
Dalam Ibadah pembukan Fortapnas  juga dimeriahkan dengan penampilan anak-anak Sekolah Minggu GPdI Kedoya dibawah asuhan Pdt. Aneke Sudarmawan mempersembahkan pujian sambil memainkan alat musik Angklung berjudul “Menikmati Yesus” yang dibawakan dengan suara merdu dan padu sangat memukau peserta yang hadir.

Persembahan Pujian dari Anak Sekolah Minggu GPdI Kedoya
Selesai Ibadah Pembukaan dilanjutkan dengan Session satu dengan Judul Materi “ Big Day For Kids “ disampaikan oleh Stars Station (SS) Team dari GPdI Lippo Cikarang. Dalam Sessi ini diajarkan bagaimana para Guru Sekolah Minggu dalam mengemas atau membuat acara kegiatan yang menarik buat anak, membuat kegiatan atau acara yang tidak monoton dan anak sangat antusias dalam setiap mengikuti kegiatan yang diadakan, peserta sangat diberkati lewat session ini dan ada banyak
mendapat masukan-masukan yang inovatif dan kreatif untuk dibagikan di daerahnya Masing-masing.

Team SS sedang menyampaikan Materi " Big Day "
Hari kedua: Rabu 04 Februari 2015, Seluruh Peserta Mengawali hari dengan Doa pagi di Ball room Hotel selama satu jam, setelah sarapan tepat Pukul. 08.00 wib diadakan Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dihadiri Ketua satu Majelis Pusat GPdI Pdt. Je. Awondatu sekaligus pembicara, terambil dalam Kitab Keluaran 14:14 “ Tuhan akan berperang untu kamu dan kamu akan diam saja”  dikatakan bahwa Pelayanan Anak itu dimulai sejak Kanak-kanak sampai dengan Sekolah dasar, dan anak-anak itu dia akan belajar dari apa yang dia lihat karena itu Guru atau Pelayan anak harus dapat memberikan teladan kepada mereka kasih mereka makanan Rohani yang murni yaitu Firman Tuhan, lebih jauh dikatakan Anak-anak adalah calon penerus Gereja Tuhan, jangan sepelekan pelayanan Anak (Pelnap), Guru Sekolah minggu harus memiliki Moral yang benar jangan hidup dalam dosa demikian pesan yang disampaikan Pdt. Je. Awondatu Ketua satu Majelis Pusat GPdI.

Ketua satu MP Pdt. Je. Awondatu menyampaikan Firman Tuhan
Sesuai dengan Tema Komisi Pusat Pelnap Periode 2012-2017 “ God’s Super Star ” diambil dari Filipi 2:15  “supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia” dengan Visi: Membangun generasi yang memantulkan terang Kristus, Misi: Memaksimalkan pelayanan anak di gereja lokal agar terjadi pertumbuhan kualitas dan kuantitas, untuk itu Fortapnas dihari kedua KP Pelnap Pusat mengisi acara dengan Seminar sehari dengan Topik: “ Character First” Pembicara: Edy Hartono dari Jakarta, seminar sehari ini terbuka untuk Umum Khususnya bagi Guru-guru Sekolah Minggu atau yang terlibat dalam Pelayanan Anak, seminar terdiri dari  enam Session: 1. Mengapa Karakter  Diutamakan 2. Implementasi Kurikulum Character First   3. Membangun Karakter dengan Pujian 4. Teknik Bercerita 5. Teknik Memimpin Lagu 6. Koreksi Berdasar Pujian & Tanya Jawab. Banyak peserta yang hadir dari berbagai Kota seperti Jakarta, Bekasi dan Bandung seluruh peserta yang hadir diakhir Seminar mendapatkan Sertifikat dari Panitia.

Edy Hartono Pembicara "Character First"
Eddy Hartono adalah Direktur PT. Karakter prima Indonesia (KPI) yang bergerak dalam konsultan Bisnis & pendidikan ( Associate Trainer Character First! Usa) Edy Hartono juga adalah Ketua yayasan Bangun Karakter Bangsa Jakarta, yang melayani dalam bidang pelatihan karakter bagi anak-anak.
" Si Ongki " Pdt. Hardi Halim
Altar Call KKR

Pengurus KP Pelnap

Peserta Seminar
Pengurus KD Pelnap Jabar

Peserta
Media Peliput Fortapnas Kp dan Kd Pelnap
Hari ke tiga, dimana hari terakhir para peserta mengikuti Fortapnas tampak wajah-wajah yang masih tetap semangat dan antusias untuk mengikuti sisa acara yang akan mereka ikuti, Peserta dari Sulawesi tenggara Sdri. Sulastry mengungkapkan kesannya selama acara berlangsung dari awal mereka sangat diberkati dan banyak bekal ilmu dari acara Fortapnas ini yang akan mereka terapkan didaerahnya mereka berkata acara ini luar Biasa!!! Demikian ungkapnya, Juga Ketua KD pelnap Jawa Barat Pdt. Say Monang Gidion Pardede mengutarakan kesan-kesannya selama mengikuti acara Fortapnas dikatakan sangat Bagus acara ini sangat menginspirasi dan memotivasi para Guru-guru Sekolah Minggu, dan lewat acara ini juga lebih lanjut dikatakan bisa saling bersilahturahmi dan saling membagi ilmu, visi juga bermitra agar pelayanan pelnap di Indonesia bisa lebih baik dan berkembang lagi dikatakannya juga acara ini sangat positif.

Foto Bersama Peserta Fortapnas KP dan KD Pelnap GPdI
Tepat Pkl. 09.00 wib mereka mulai memasuki Ballroom Hotal Twin Plaza, dimana acaranya adalah Laporan Komisi Daerah se Indonesia yang berlangsung dua session dan tertutup, acara Fortapnas Kd & KP Pelnap GPdI,  diakhiri dengan Ibadah Penutupan yang dihadiri oleh utusan Majelis Pusat Pdt. Noch Mandey dari Surabaya. 

By: Yra







Sabtu, 10 Januari 2015

Natal Regional Majelis Daerah Jabar GPdI

Diakhir Tahun 2014, Majelis Daerah Jawa Barat Gereja Pantekosta di Indonesia (MD GPdI Jabar), mengadakan kegiatan Natal bersama Hamba-hamba Tuhan beserta Jemaat se Jawa Barat, namun ada yang berbeda pada kegiatan Natal Tahun ini dimana biasanya diadakan serempak pada satu lokasi, kali ini sedikit berbeda hal itu terlihat dari nama atau kemasan  acara yang dinamai dengan “ Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar “ dimana dari 17 Majelis Wilayah  GPdI se Jawa Barat dibagi menjadi 5 regional yaitu: Regional I Meliputi Majelis Wilayah  I-II, (Bandung Kota dan Kabupaten), Koordinator: Pdt. Steve Kumendong, Regional II Meliputi Majelis Wilayah III (Banjarsari, Sumedang, Garut, Pangandaran), Regional III Meliputi Majelis Wilayah IV & V, ( Purwakarta, Subang dan Karawang serta Cirebon, Kuningan, Indramayu dan majalengka) Koordinator Pdt. Benny Wurarah, Regional IV meliputi Mejelis Wilayah VI-XI ( Bekasi ) Koordinator Pdt. Hessky Rorong dan terakhir Regional V Meliputi Majelis Wilayah XII-XVII (Bogor, Depok) Koordinator Pdt. Markus Sugiarto.


Liputan Acara Natal Regional MD Jabar GPdI


Regional III (Majelis Wilayah IV dan V)  yang pertama kali mengadakan kegiatan dalam rangka Program Kerja Md Jabar tersebut, pada Selasa 02 Desember 2014 pukul 17.00 wib. Bertempat di GPdI Kandanghaur Indramayu dihadiri lebih kurang 500 undangan termasuk Gembala dan Jemaat Pdt. Fonny Makarawung memimpin pujian dan Firman Tuhan dilayani oleh Pdt. Marthen Schalwyk (Wakil Ketua I Md Jabar), Ayat Firman Tuhan diambil dari Markus Fs 2:17  Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”  Dikatakannya bahwa:  Yesus datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan Manusia, Schalwyk berpesan biarlah jemaat tidak bosan dalam merayakan atau memperingati hari kelahiran yesus yang setiap tahun diperingati karena apa yang sudah Dia perbuat yaitu Karya penyelamatan bagi manusia agar tidak binasa. Selesai penyampaian Firman Tuhan dilanjutkan dengan acara diawali dengan Pujian dari Hamba-hamba Tuhan Wilayah IV kemudian dilanjutkan dengan Pujian dari Wil V dan jemaat yang hadir turut pula mempersembahkan Pujian yang diwakilkan masing-masing oleh dua orang. Setelah pujian Malam Kudus masih ada Door Prize untuk Hamba Tuhan dan Jemaat yang hadir dibawakan oleh Pdt. Sherly Mawikere menambah kemeriahan Natal Regional III MD Jabar.


WL: Fauny Tamburian 
Suasana Ibadah
Pujian Hamba Tuhan Wil IV

Pujian Hamba Tuhan Wil V
Pengurus MW IV & V Foto bersama Koordinator Natal Pdt. Benny Wurarah
Regional I ( Majelis Wilayah I-II ) Bertempat di GPdI Alfa Omega, Jl. Gatot Subroto Bandung, Natal MD Jabar GPdI regional I diadakan dengan tema “ You raise me Up ” dihadiri oleh  Ketua Majelis Daerah Jawa Barat Pdt. Je. Awondatu serta jajaran MD lainnya, dimulai pukul. 18.00 Wib. Pada Minggu  07 Desember 2014.


Pdt. Je. Awondatu Memainkan Saxsophone
Suasana Malam Kudus
Pujian dari Narwastu VG
Regional IV ( Majelis Wilayah VI-XI) Rabu 10 Desember 2014 Pukul. 17.30 Wib. Bertempat di Gedung Rhema, komp Duta Permai Blok F1-20 Jl. Raya Kalimalang Bekasi, Natal regional MD Jabar dilaksanakan dengan tema: “ Kasih Tanpa Batas” terinspirasi dari Yohanes 3:16 Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Je. Awondatu


Suasana Ibadah
Duet Pdt. Je. Awondatu
Jalannya Pujian dalam Ibadah
Pujian dari Hamba-hamba Tuhan

Para Isteri Gembala berpose setelah Ibadah
Regional V ( Majelis Wilayah XII-XVII) Dilaksanakan di Gedung, Pandansari Taman Bunga Wiladatika Cibubur pada 07 Januari 2015, Tepat pukul 17.00 Wib Pdt. Fekky Tatulus membawakan Pujian Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Je. Awondatu ayat Alkitab 1 Korintus 10:13b tema natal “ Dalam Yesus ada jalan Keluar”  Ayat pokok, Yohanes 10:9, "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput". PINTU itu akses, jalur keluar-masuk. Kita mau kemana saja akan melewati pintu. Masuk rumah lewat pintu, masuk kamar lewat pintu, masuk taman lewat pintu, masuk ke gedung ini, juga lewat pintu. PINTU ITU ADALAH AKSES keluar masuk PINTU ITU ADALAH YESUS.


WL: Pdt.DR.  Fekky D Tatulus
Suasana Ibadah
Jajaran MD Jabar
Pujian dari Hamba-hamba Tuhan
Masuk menemukan rumput, keluar membawa rumput. Hamba-hamba Tuhan kalau ingin jiwa-jiwa bertambah dan bertumbuh, harus melalui PINTU YESUS, disana kita akan mendapatkan rumput hijau untuk memberi makan domba-domba yang kita layani Mau diberkati, Yesuslah pintunya, Yesuslah aksesnya Mau sembuh Yesuslah pintunya
Mau dipulihkan Yesuslah pintunya. Dia itu akses keluar masuk. Jangan lewat jalan lain Pendeta Pantekosta tidak digaji....tetapi kalau kita berjalan di aksesnya Yesus, di Pintu Yesus, kita tetap akan dipelihara oleh Tuhan. Yesus, adalah akses keluar masuk. Yesus adalah pintu. Masuklah, maka engkau akan keluar membawa berkat.


Dari Berbagai Sumber
By: Yra