Paskah Bersama Hamba Tuhan dan Jemaat GPdI Jabar

Cianjur. Yayasan Kabar Baik atau lebih dikenal Sekolah Alkitab Cianjur Jawa Barat, pagi itu Rabu, 29/04/2015, sekitar pukul 08.00 wib tampak ramai dengan kehadiran kendaraan roda dua maupun roda empat dipelataran parkir komplek SAC, rupanya pagi itu Majelis Daerah Jawa Barat GPdI mengadakan acara Ibadah “Paskah bersama Hamba Tuhan dan Jemaat GPdI Jawa Barat “, yang dihadiri oleh para Pendeta dan Jemaat dari Wilayah satu sampai dengan wilayah tujuh belas.

Paskah Bersama Hamba-hamba Tuhan Wilayah IV

Cirebon. Dalam rangka memperingati hari Paskah 2014, para Hamba Tuhan yang tergabung diwilayah Indramayu, Cirebon Kuningan, majalengka dan sekitarnya mengadakan acara sehari bertemakan “ Bersama Melayani Tuhan” yang diadakan di Prima Resort Kuningan Jawa Barat pada Selasa 27 Mei 2014.

Pertemuan Majelis Wilayah dan MD Jabar

Cianjur, 18 Pebruari 2013, Majelis Wilayah IV Jabar GPdI, menghadiri Pertemuan dengan Majelis Daerah yang dihadiri oleh seluruh Personil MD dan Seluruh MW se Jawa Barat. Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua MD Jabar GPdI Bpk. Pdt. JE. Awondatu.

Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar

Diakhir Tahun 2014, Majelis Daerah Jawa Barat Gereja Pantekosta di Indonesia (MD GPdI Jabar), mengadakan kegiatan Natal bersama Hamba-hamba Tuhan beserta Jemaat se Jawa Barat, namun ada yang berbeda pada kegiatan Natal Tahun ini dimana biasanya diadakan serempak pada satu lokasi, kali ini sedikit berbeda hal itu terlihat dari nama atau kemasan acara yang dinamai dengan “ Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar “

Youth Rally Day Paskah 2015 KW IV Pelprap

Kuningan, Komisi Wilayah Pemuda (KW Pelpap), bergabung dengan Komisi Wilayah Remaja (KW Pelrap) wilayah IV GPdI Jabar mengadakan acara sehari dalam rangka peringatan Paskah, yang diberi nama Youth Rally Day Paskah, bertempat di The Mountain Recreation park Kuningan Cirebon Jawa barat pada Jumat 01 Mei 2015.

Senin, 27 Juli 2015

Undangan Mukernas GPdI 2015

Liputan Youth Camp KD Pelpap Jabar

Bogor 24/6/15 Bertempat di padepokan voly sentul city-bogor Komisi Daerah Pemuda KD Pelpap) GPdI Jabar menggagas suatu event yang sudah ditunggu-tunggu oleh kalangan pemuda-pemudi GPdI JawaBarat yaitu Youth Camp 2015 & Youth Festival GPdI Jabar (yaitu ajang pencarian bakat yang dimiliki oleh putra-putri GPdI Jabar) , acara berlangsung selama 3hari 2malam dengan menghadirkan pembicara-pembicara yang berkompeten di bidang anak muda yaitu Pdt.Nemo Bahari, Pdm. Helga Awondatu Bahari, Pdt. Lodewick Saerang, Pdt. JE Awondatu, dll.
Hari pertama dimulai dengan pendaftaran ulang dan pembagian kamar oleh panitia Youth camp yang diketuai oleh Pdt.Aldy Masie. Pukul 09.00 mulai terlihat para peserta mulai berdatangan dari berbagai daerah di jawa barat. Ternyata diluar dugaan para peserta yang datang melebihi target yang sudah ditetapkan oleh panitia sehingga panitia harus menyediakan tempat lain untuk menampung para peserta dengan mendirikan tenda-tenda karena kamar-kamar yang ada sudah terisi penuh oleh peserta termasuk kamar-kamar yang seharusnya di isi oleh panitia, tetapi oleh karena kebesaran hati para panitia akhirnya panita youth camp harus rela tidur di tenda-tenda.

Pemukulan drum sebagai tanda dibukanya acara
Pukul 16.00 acara ibadah pembukaan Youth Camp & Youth festival dibuka oleh Majelis Daerah Jawa Barat, dengan  mengangkat tema :  “ENDURANCE” acara pembukaan dibuka cukup meriah, dipandu oleh team pemuji dari GPdI pondok daud-pondok gede Bekasi, seluruh pemuda remaja bersukacata dalam memuji Tuhan, Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Yohanes Limuria selaku Ketua II  MD Jabar. 1 Samuel 14:6 adalah ayat pokok yang disampaikan kepada peserta youth camp dalam  ibadah pembukaan, dengan mengambil contoh kepahlawanan Yonatan yang selalu mengandalkan Tuhan diharapkan anak-anak muda GPdI jabar memiliki daya tahan dalam peperangan melawan kedagingan dan bujuk rayu duniawi yang dapat menghancurkan jiwa anak-anak muda.
Kemudian dalam acara pembukaan tersebut juga ketua panitia Youth Camp jabar 2015 yaitu Pdt.Aldy Masie memberikan kata sambutan, dalam sambutannya ia berharap lewat acara youth camp kali ini peserta mampu menghadapi dunia saat-saat ini dimana anak-anak muda hari-hari ini harus dan perlu memiliki daya tahan yang kuat didalam Tuhan untuk mempertahankan Iman. Lukas 21:19 “Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidup.” Dilanjutkan kata sambutan oleh Pdt. Herson selaku ketua KD Pemuda jawa barat, ia pun berpesan agar anak-anak muda memiliki jati diri yang kuat, yang tangguh dalam Iman kepada Tuhan, tidak mudah terpengaruh oleh arus dunia yang dapat menyeret nya keluar dari Iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Mewakili MD Jawabarat kata sambutan disampaikan oleh Pdt. Meidy Saerang. Sebagai tanda dimulainya acara Youth Camp Jabar 2015 maka Majelis Daerah GPdI Jabar memukul Gong yang telah disediakan oleh panitia, pemukulan Gong diwakili oleh Pdt. Yan Rumbayan sebagai Biro pembinaan Warga Jemaat (PWJ) yang menaungi KD Pemuda dan Pdt. DR. Karel Silitonga sebagai biro Hubungan eksternal MD GPdI Jabar.

Panitia dan peserta bersatu memuji Tuhan
Malam itu juga Youth Festival mulai dilombakan, tidak disangka-sangka ada begitu banyak pemuda-remaja GPdI yang memiliki talenta dalam olah Vocal, Bermain musik dan  menari, sehingga para juri yang dihadirkan pun merasa kagum atas bakat anak-anak muda GPdI Jawa Barat. Pdt. Rudi Timbong  dari jakarta dan Pdt. Ferry Togas Sekda KD Pelpap jabar yang didaulat untuk menjadi Juri dalam Youth Festival 2015.

Ketua Panitia YC: Pdm. Aldy M, Para Juara Vocal Youth Festival & Pdt. Hesron
Hari kedua peserta youtcamp semakin bersemangat untuk menghadiri setiap acara demi acara yang ada,  mereka dibakar dengan lawatan Roh Kudus dan Tuhan memakai setiap pembicara yang menyampaikan Firman Tuhan dengan urapan luar biasa sehingga ada begitu banyak anak-anak muda yang dilawat dan mendapatkan kekuatan rohani. Ketika panitia menantang pemuda pemudi untuk menerima Baptisan Air esok harinya disitu terdapat 38 orang yang mau menerima tantangan Baptisan Air mereka yang menyatakan diri di Baptis mengatakan bahwa hidup ini adalah Anugrah Tuhan oleh karena itu mereka tidak mau menyia-nyiakan Kasih Karunia yang sudah Tuhan berikan dalam hidup mereka, kemudian terdapat 10 orang yang rindu untuk menjadi Pelayan Tuhan dan mau Sekolah Alkitab, 30 orang yang bersedia menjalankan pelayanan Misi.

Pembicara: Pdt. Nemo Bahari
Pembicara: Pdt. Helga Awondatu
Disamping mendapat kan siraman rohani, disela-sela break pemuda-pemudi GPdI Jabar juga dapat memanfaatkan waktunya untuk saling berkenalan satu dengan yang lainnya tidak sedikit juga mereka bertukar nomer  hand phone untuk dapat memperluas pertemanan sesama pemuda-pemudi GPdI Jabar.
Dihari yang ke tiga adalah puncak dari keseluruhan acara Youth Camp dan Youth Festival 2015 tepat pukul 07.00wib acara Baptisan Air dilaksanakan , sebanyak 38 jiwa yang menyatakan diri untuk dibaptis mempersiapkan dirinya, Pdt. Yan Rumbayan selaku Biro PWJ MD Jabar memimpin acara baptisan  tersebut. Kemudian acara dilanjutkan dengan Pengumuman pemenang Youth Festival 2015, Untuk kategori Vocal dimenangkan oleh Sdri. Deby dari Karawang sebagai juara 1, dan  juara II oleh Vanesa dari GPdI Plered, Juara III dari GPdI Cianjur. Sedangkan untuk kategori Rebana dimenangkan oleh GPdI Rengas Dengklok. Untuk Pemenang lomba Vocal nanti akan mewakili Jawa barat dalam ajang Youth Festival Nasional yang akan diadakan di Medan.

Suasana Baptisan Air
Seluruh rangkaian acara Youth Camp dan Youth Festival 2015 akhirnya ditutup oleh Pdt. JE Awondatu selaku ketua MD GPdI Jabar. Dalam penyampaian Firman Tuhan Pdt.JE.Awondatu berpesan agar pemuda-pemudi GPdI memiliki ketahanan/daya tahan yang kuat didalam Tuhan, jangan mudah dikalahkan oleh tipu daya iblis dengan berbagai bujuk rayu nya, dan biarlah api yang sudah didapat selama ditempat ini akan terus menyala. Selesai Firman Tuhan dilanjutkan dengan perjamuan Kudus.
Seluruh panitia Youth Camp dan Youth Festival pun merasa sangat senang melihat pemuda-pemudi yang begitu luar biasa, semua jerih lelah panitia Youth Camp 2015  Jabar terbayar sudah dengan lawatan Allah atas pemuda-pemudi GPdI Jabar. ( Kiriman: Yusak Ya)


Sabtu, 25 Juli 2015

Fenomena Batu Akik, Mistik atau Aksesoris….?!

Booming Batu akik yang melanda jagad Tanah air, berlangsung sudah hampir tiga tahun belakangan ini, nampaknya akan terus bertahan hal itu ditunjukan dengan masih banyaknya peminat yang berburu batu akik maupun penjual yang menjajakan baik batu akik yang sudah jadi maupun dalam bentuk Bongkahan Batu (bahan), Indonesia sangat kaya akan berbagai aneka corak maupun warna juga jenis batu akik, inilah yang membuat ledakan akik dapat bertahan lama hingga saat ini, berikut beberapa jenis batu akik yang ada di Indonesia: Batu Bacan (Maluku), Batu Sisik Naga Enrekang (Sulawesi Selatan), Batu Black Opal Kalimaya (Banten), Batu Kalimaya Fire Opal (Wonogiri), Batu Akik Pancawarna Edong (Garut), Pancawarna Klawing (Purbalingga), Red Raflesia (Bengkulu), Giok Aceh/Akik Sungai Dareh (Aceh), Akik Kecubung/Amethyst (Kalimantan), Batu Zamrud (Kalimantan) dan masih banyak lagi jenis lainnya.
Hampir di semua pusat pertokoan, pasar tradisional, dan modern ada tempat pengasahan dan penjualan batu alam, banyak dijumpai kerumunan pecinta akik yang sedang berburu batu sesuai dengan selera masing-masing pembeli, dari yang harga  mulai ribuan, ratusan ribu bahkan sampai Milyaran rupiah, Suara desing mesin gerinda terdengar hampir sepanjang hari di pusat-pusat pembuatan batu akik, tentunya ini mendatangkan keuntungan tersendiri bagi pengrajin atau pengusaha batu Akik seperti diungkapkan oleh Onat (65), salah satu pengusaha pengrajin Akik juga penjual asal Kecamatan Jatibarang Indramayu Jawa Barat, bercerita  “sejak booming batu akik Puji Tuhan perekonomian keluarga ada peningkatan “ tutur ayah dua orang anak ini bersyukur, ditengah kesibukannya membentuk batu akik dari pelanggan yang hampir setiap hari berdatangan ketempatnya dan sudah memiliki pelanggan tetap ini.

Onat, Pengrajin Batu Akik
Faktanya memang Heboh Batu akik ini diakui oleh banyak peneliti maupun pengamat juga hasil survay dibeberapa tempat, banyak hal positif yang didapatkan atau banyak memberikan keuntungan, tidak menutup mata memang ada juga hal negatifnya diantaranya yang positif adalah, angka pengangguran dibeberapa tempat berkurang, angka perceraian juga menurun termasuk angka kemaksiatan (para pria hidungbelang yang suka kelokalisasi prostitusi) bahkan lewat Fenomena akik jarak kesenjangan antara lapisan masyarakat hilang, Batu menjadi jembatan komunikasi yang bisa membuka sekat-sekat batasan yang ada. semua membaur menjadi satu (secara interaksi sosial), dan angka premanisme berkurang dibeberapa daerah,  demikian diantara hal yang menguntungkan.

Macam-macam jenis Batu Akik
Batu Akik identik dengan Benda Mistik
Masih banyak Masyarakat Indonesia termasuk orang percaya atau Anak-anak Tuhan yang berasumsi Batu Akik adalah benda Mistik atau benda gaib, bertuah yang memiliki kekuatan atau bisa memberi pengaruh tertentu, bahkan dibeberapa tempat orang beranggapan yang memakai cincin batu akik itu sama dengan dukun atau paranormal, tidak sedikit juga orang yang melarang menggunakan Batu Akik, karena sehubungan dengan anggapan tadi. Memang banyak cara pebisnis batu untuk supaya batu Akik mereka laris terjual dengan berbagai iklan atau promosi yang “menarik” sebagai contoh: Akik Bisa memberikan atau mendatangkan berkat bagi penggunanya, mendatangkan kasih atau cinta dari lawan jenis, pengasihan, pelet bahkan sampai sanggup memberikan kekebalan terhadap yang memakainya, bisa memberikan kedudukan atau drajat yang tinggi dan lain sebagainya, tentu itu adalah cara berpikir atau kepercayaan yang salah dan keliru, dengan Mempercayai kekuatan supranatural dari benda-benda mati seperti batu akik ini bisa disebut dengan istilah “okultisme”. 
 
Ilustrasi

Okultisme sendiri berasal dari kata "occultus" (Lat) yang artinya tersembunyi, rahasia, gaib, misterius, gelap, atau kegelapan.  Dengan demikian, okultisme dapat diartikan sebagai paham yang menganut dan mempraktekkan kuasa dan kekuatan dari dunia kegelapan atau dunia roh-roh jahat. Batu akik atau batu permata adalah batuan yang diciptakan oleh Tuhan dan mempunyai nilai tinggi. mulai terkuaknya potensi jenis batu akik di Bumi Indonesia, menimbulkan kesadaran diri, atas kekayaan alam yang diberikan Sang Pencipta itu, sangat luar biasa, sehingga dengan menggali potensi ini, terbukti dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dan pengrajin batu akik.
 
Sumber Foto: Grup Facebook Komunitas HT Penggemar Batu Akik
Batu Akik (Batu Permata) dalam Alkitab
Arti “Akik” menurut kamus bahasa Indonesia adalah:
(1) batu berwarna yang dijadikan permata cincin dan sebagainya: batu akik; (2) istilah geografi dan geologi batuan kalsedon (SiO2) yang tersusun berlapis-lapis dan berbagai warna  
(Baca Juga: Hamba Tuhan tidak masalah pakai Batu Akik)
Orang Israel sangat menghargai batu-batu berharga sama seperti  sekarang ini. Alkitab sering menghubungkan batu-batu berharga dengan arsitektur bait suci (II Taw. 3:6; 9:10), dan Rasul Yohanes melihat Yerusalem surgawi "dihiasi" dengan bermacam-macam batu permata (Why. 21:19). Tukang emas pada zaman Alkitab menggunakan istilah-istilah yang tidak jelas untuk menggambarkan batu-batu berharga itu, dan hal ini menyebabkan sedikit kebingungan. Mereka dapat menamakan setiap permata keras sebagai sebutir "adamant" atau batu amril, dan setiap permata yang bening sebagai "crystal" atau kristal. Mereka mungkin saja mengganti nama permata-permata dengan warna yang sama. Atau mereka mungkin memakai nama-nama yang sudah tidak dipahami lagi. Jadi, ketika kita meneliti permata-permata dari Alkitab, kita harus mengakui bahwa masih ada tabir rahasia yang menyelubunginya. Misalnya, Kel. 28:15-22 menggambarkan tutup dada yang dipakai oleh imam besar, dengan empat jajar batu berharga. Pada tiap permata terukir nama salah satu suku bangsa Israel, yang "diukirkan seperti meterai" (ay. 21). Oleh sebab orang Israel tidak tahu bagaimana mengukir permata-permata yang paling keras, maka belum tentu tutup dada itu benar-benar bertatahkan batu intan, nilam, zamrud, dan topas. Kami merasa bahwa mungkin sekali istilah-istilah ini mengacu kepada batu-batu yang lebih lunak, seperti batu mirah, batu akik, krisolit, dan lazuardi.

Nama-nama Batu Permata dalam Alkitab
·        "A damant" (batu amril). 
·         B. Agate (batu akik).
·         C. Alabaster (pualam).
·         D. Amber (ambar).
·         E. Amethyst (kecubung).
·         F. Beryl (pirus).
·         G. Carbuncle (malakit).
·         H. Chrysolite (krisolit).
·         I. Chrysoprasus (krisopras).
·         J. Coral (merjan).
·         K. Crystal (kristal).
·         L. Diamond (intan).
·         N. Jacinth (Lazuardi).
·         O. Jasper (yaspis).
·         P. Ligure (ambar).
·         Q. Onyx (krisopras).
·         R. Pearl (mutiara).
·         S. Ruby (manikam merah).
·         T. Sapphire (nilam).
·         U. "Sardine" (sardis). 
·         V. Sardonyx (unam).
·         W. Topaz (krisolit).

Penggemar Batu Akik dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak orang dewasa sampai pada lanjut usia pria maupun wanita, justru melalui ledakan batu Akik mampu menghilangkan kesan mistik atau gaib yang selama ini menjadi image di masyarakat, menyikapi hal ini  sebagai orang percaya atau anak-anak Tuhan harus bijak dan wajar, Jangan terbawa arus dunia jangan sampai memberhalakan atau terikat oleh hal-hal duniawi yang sesaat tetap prioritaskan dan percaya hanya kepada Tuhan, jadikan Batu mulia atau akik hanya sebatas aksesoris dalam memperindah penampilan saja dan hanya untuk keindahan seni semata.
(Baca Juga: Menyikapi pesona Batu Akik)


by: yra



Jumat, 24 Juli 2015

Pdt. Miyanto, Membina Warga Masyarakat sekitar Gereja, Lewat Kerajinan Batu Akik

Booming Batu Akik yang melanda Indonesia dua tahun belakangan ini, menjadi berkat tersendiri bagi Hamba Tuhan Pdt. Timotius Miyanto (41) pria kelahiran klaten Jawa tengah 21 November,  melayani di Babelan Bekasi Utara Jawa barat, Miyanto mengisahkan bagaimana dalam membuka ladang baru sering menghadapi tantangan dan rintangan dari Orang-orang yang tidak suka adanya Gereja disekitar mereka, hampir sembilan tahun Miyanto menjadi Hamba Tuhan dan sering kali harus berpindah tempat karena penolakan warga, sampai akhirnya Miyanto ayah dua orang anak ini, menempati tempat yang sekarang menjadi tempat pelayanannya dan sudah berjalan selama tiga tahun tanpa ada penolakan apalagi gangguan dalam beribadah, semuanya itu boleh terjadi lanjut Miyanto dikarenakan dirinya selalu berusaha untuk membaur dan bersosialisasi dengan warga sekitar Gereja, beruntung Miyanto memiliki Hobi dan keterampilan akan Batu Akik yang sedang menjadi trend dimasyarakat saat ini, suami dari Sherly ini, jauh sebelum ledakan Batu akik melanda Indonesia, sudah lebih dahulu mengenal dan suka mengkoleksi batu Akik, sehingga saat Booming Miyanto sudah banyak memiliki batu yang selama ini dikumpulkannya.

Proses Pembuatan Batu Akik
Ada beberapa Koleksi Miyanto yang dia bagikan kepada warga sekitar gereja, termasuk kepada tokoh-tokoh Masyarakat sekitar Rt, Rw, lurah sampai akhirnya warga mengetahui bahwa Miyanto selain memiliki koleksi Akik ternyata punya keahlian dalam membentuk Batu Akik dan hasilnya sangat memuaskan, berawal dari situlah akhirnya Masyarakat sekitar tempat Ibadah, mengusulkan untuk membeli alat atau mesin pembuat Batu Akik dan mereka patungan membeli alat atau mesin tersebut seharga Rp. 450.000 waktu itu, untuk Bahan akik menurut Miyanto tidak ada masalah Miyanto mencari sendiri bahan atau Bongkahan batu Akik yang dia biasa ambil sendiri  di aliran sungai Cisadane, pernah dia dapat sampai dua karung bongkahan batu dan bersama warga mengolahnya sampai menjadi batu akik yang indah dan digemari Warga.
Miyanto tidak hanya bekerja sendiri, melainkan dia juga rela berbagi Ilmu dengan warga bagaimana cara membuat dan membentuk mulai dari Batu Bongkahan menjadi batu akik yang indah kepada Masyarakat sekitar, tidak sedikit akhirnya warga yang menjadi pengrajin akik dan selanjutnya mereka membuka usaha sendiri, dan mendapat penghasilan tambahan. Warga sangat bersyukur dan terberkati dengan kehadiran Miyanto yang sudah menjadi berkat sehingga mereka (warga), bisa membuka usaha sampingan atau usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Dengan kedekatan inilah Miyanto sangat bersyukur kepada Tuhan, dimana Tuhan kasih cara atau jalan yang luar biasa sehingga keberadaan pelayanan Tuhan pun dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan, bahkan Miyanto terkesan dengan Ucapan Warga sekitar dimana mereka pernah berkata kepadanya “ Om kami siap menjaga dan mengamankan Gereja, kalau ada Apa-apa…”  Setiap ada kegiatan Gereja tanpa diminta warga sekitar selalu membantu dan menjaga keamanan dalam melaksanakan kegiatan gereja.


By: yra


Hamba Tuhan, Tidak Masalah Pakai Batu Akik

Maraknya Peminat Batu akik Akhir-akhir ini, baik dari kalangan bawah sampai kalangan atas, pria maupun wanita, dewasa maupun anak-anak cukup menarik untuk disimak banyak kalangan membicarakan ledakan Batu akik ini, tidak sedikit pendapat baik yang pro maupun kontra terhadap pemakai Batu akik.
menurut salah satu tokoh Pimpinan Gereja Pdt. Yohanes Limuria, Gembala Jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia Cikarang (GPdI Cikarang) juga sebagai Wakil Ketua dua Majelis Daerah GPdI Jawa Barat, saat dimintai tanggapannya mengenai banyaknya Hamba Tuhan yang menggemari Batu akik dan tidak sedikit yang memakai Batu Akik, Yohanes menjelaskan memang akhir-akhir ini terjadi tren penggemar batu akik diseluruh lapisan masyarakat dan sebenarnya hal ini sudah terjadi sejak dua tahun belakangan ini, termasuk Hamba-hamba Tuhan ikut tren ini, menurut Yohanes Limuria kalau pemakaian Batu akik hanya sebatas nilai seni dan sebagai aksesoris tidak masalah boleh dipakai, memang diakui bagi sebagian kalangan masyarakat batu akik itu kental berbau Mistis atau dicap sebagai dukun, namun sekali lagi Yohanes Limuria menjelaskan jadikan batu akik itu sebagai seni dan warisan kebudayaan nenek moyang bangsa Indonesia yang harus dipertahankan kelestariannya sebagai maha karya yang mempesona dan indah karena itupun salah satu dari Ciptaan Tuhan, dan ingat jangan juga menjadikan batu akik sebagai berhala demikian Yohanes limuria berpesan, jangan sampai karena suka batu akik, jadi  sibuk memburu batu akik sampai melupakan tugas utama sebagai Hamba Tuhan yaitu melayani Tuhan. 
 
Pdt. Yohanes Limuria

mengorek informasi lebih dalam dari Hamba Tuhan ini, sehubungan dengan image atau pendapat yang mengatakan bahwa batu akik yang dapat memberikan manfaat bagi pemakainya misalkan dapat memudahkan dapat jodoh, cepat mendapatkan jabatan,  atau naik jabatan, sebagai penangkal sial, pengasihan dan sebagainya, Yohanes limuria menjelaskan sebagai Orang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus tidak mengenal dan mempercayai hal-hal itu, pertolongan kita itu hanya datang dari Tuhan seperti yang terdapat dalam kitab Mazmur 3:9 “ Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu! S e la ”  
Akik Black Manguni, Salah satu Koleksi milik Sekum GPdI Pdt. Adi Sujaka
(sumber Foto:Grup Facebook Komunitas HT Penggembar Batu Akik)
Khusus untuk Hamba-hamba Tuhan penggemar dan pemakai Batu Akik Yohanes Berpesan, janganlah memakai Batu akik dengan ukuran yang Besar-besar ya yang wajar saja, jangan pula semua jari dipasang cincin Akik itu sudah berlebihan, demikian pesannya jangan menimbulkan syak bagi Jemaat yang dilayaninya ingat hamba Tuhan itu seperti suratan yang terbuka, dilihat banyak mata jadilah berkat dan saksi sebagai Hamba Tuhan.
Menyikapi Fenomena atau ledakan batu akik, Yohanes Limuria berkeyakinan seperti Tahun-tahun yang lalu, dimana sempat beredar ledakan ikan lo-han, bunga gelombang cinta, itu tidak akan lama, tren nya akan hilang atau menurun lambat laun, Hanya kasih Tuhan yang tidak akan berlalu pungkasnya. 
(Baca Juga: Pdt. Miyanto Membina Warga Masyarakat, sekitar Gereja Lewat kerajinan batu Akik)



by: Yra


Kamis, 23 Juli 2015

Menyikapi Pesona Batu Akik

Pendahuluan
Akhir-akhir ini pesona batu akik semakin tren dikalangan masyarakat Indonesia, demam batu Cincin terjadi di mana-mana, tak hanya kalangan orang tua, tapi anak muda pun tak malu menggunakan aksesoris jari ini dan bahkan semua kalangan mulai terpesona dengan batu akik, tanpa terkecuali ada diantara pendeta yang juga mengoleksi benda yang satu ini. Batu akik saat ini menjadi tren di mana-mana dan rata-rata menjadi kebanggaan jika seseorang memakai cincin batu akik yang berasal dari jenis yang memiliki kualitas dan keindahan yang menyilaukan. Bahkan keindahan dari batu akik dapat menggambarkan tingkat sosial seseorang dalam pergaulannya, karena batu cincin yang memiliki kualitas tidak sembarang orang yang bisa memakainnya, karena harganya yang terbilang mahal.
Hampir semua orang di semua daerah di Indonesia berlomba-lomba mengkoleksi batu akik yang adalah batu mulia atau batu semi mulia. Banyak orang yang sudah meraup keuntungan dari booming batu akik ini. Dan sampai saat ini, orang masih berlomba-lomba berburu batu akik, sampai ke pelosok-pelosok negeri ini. Dapat disaksiakan hampir disetiap sudut kota di negeri ini orang menggelar dagangan batu akik. Harga Batu Akik yang melambung membuat sebagian orang bersaing untuk menunjukkan bahwa dialah yang terkaya dengan memamerkan bebatuan mahal yang dikenakannya. Bagi orang yang memiliki batu dengan nilai jual yang tinggi, mereka tak segan-segan lagi “memamerkan” bebatuan yang mereka miliki.  
Cincin batu akik dapat dikategorikan dalam beberapa jenis dan tiap jenisnya memiliki beragam harga mulai dari harga yang paling murah sampai harga yang paling mahal tergantung dari keindahannya yang dapat dilihat dari kombinasi warna dan bentuknya. Jika dilihat sepintas batu akik terlihat seperti batu biasa, namun bagi sebagian orang batu akik memiliki kelebihan tersendiri. Dikalangan penggemar batu alam, batu akik memiliki tempat tersendiri dan diperlakukan sangat istimewa.

Ada beberapa jenis batu akik yang banyak dicari saat ini:
·         Batu Bacan (Batu Akik Paling Dicari). Jenis ini merupakan batu akik yang paling dicari oleh para penggemar baru alam. Jenis ini dapat di temukan di Maluku Utara.
·         Batu Combong (Batu Akik Bermitos). Jenis ini terkenal dengan mitosnya yang cukup melegenda dalam masyarakat akan kemampuannya sebagai sarana asmara dan pemikat hati. Selain itu konon kabarnya batu combong juga dapat memancarkan energi alami yang membuat siapapun menjadi tentram jiwanya, sehingga batu combong digunakan sebagai sarana memancarkan energi kasih sayang, dan batu combong diyakini bisa membawa kebaikan bagi orang yang mengenakannya.
·         Batu Jadeite (Batu Akik Paling Langka dan Termahal di Dunia). Jenis ini merupakan batu akik paling langka dan termahal di dunia, dahulu batu ini hanya bisa ditemukan di Guatemala, biasanya berwarna hijau, putih atau keabu-abuan.
·         Batu Spiritual (Batu yang terkenal dengan Daya Magis). Jenis batu akik ini memiliki kekuatan-kekuatan magis diataranya yang paling terkenal adalah karena berhubungan dengan kisah-kisah dalam kitab suci, sebut saja batu Lapis Lazuri adalah batu permata yang pertama kali disebut dalam Alkitab disebut Batu Malaikat Michael dan batu habasyah Ethiopia yang pernah dipakai Nabi atau batu Pirus Persia yang disukai para ulama. Ada pula batu akik spiritual yang secara alamiah bergambar sosok spiritual, atau pola garis atau warna tertentu seperti batu akik tapak jalak yang secara alami memiliki motif garis silang. Batu yang memilik motif seperti tapak kaki burung jalak ini dipercaya oleh sebagian orang dapat memberi kewibawaan dan keselamatan. Ada juga batu akik junjung drajat yang motifnya berbentuk garis bersiku batu ini dipercaya sebagian orang berkasiat untuk meningkatkan derajat kewibawaan, perekonomian dan status sosial.
Yang tak kalah magis adalah batu panca warna yang memiliki corak berwarna warni, kepercayaan sebagian orang bahwa batu ini dapat membuat penggunanya memancarkan kharisma dan melindungi penggunanya dari kejahatan. Sebuah batu bergambar terbaik di dunia yang pernah ditemukan di Indonesia, batu panca warna bernama Batu Watukodam, karena bergambar alami secara 3 Dimensi! Sosok khodam (pelayan) atau sosok jin, batu ini terbilang sangat tinggi nilainya di kalangan kolektor dunia. Karena efek gambar 3 dimensi yang ditimbulkan sangat menakjubkan dan sekaligus menakutkan.
·         Batu Mirah Delima. Batu mirah delima merupakan batu akik yang banyak dicari orang karena selain indah dan mewah penampakannya batu ini juga dipercaya bisa mengobati orang yang terkena racun dan menghilangkan penyakit mistis seperti guna-guna dan juga untuk menarik simpati. Karena itulah tidak sedikit pecinta batu akik rela mengeluarkan kocek yang merogoh kantong hanya untuk berburu mendapatkan batu jenis ini.
·         Batu kecubung. Jenis batu akik kecubung ini banyak disukai pria karena memudahkan pergaulan yang dapat membangun relasi. Kecubung rambut dianggap meningkatkan gairah hidup untuk pria karena memperluas pergaulan.
·         Batu giok. Sepertinya banyak yang sering mendengar nama batu ini namun tidak mengetahui jika batu ini termasuk ke dalam jenis batu akik. Batu giok dikenal berasal dari daratan Cina dan biasanya berwarna Hijau. Batu giok dipercaya membuat hati bertambah tenang, tenteram dan juga banyak digunakan sebagai obat untuk penderita ginjal dan rematik.
·         Batu Amber. Batu akik amber banyak diburu oleh orang meskipun harganya bisa dibilang mahal. Hal ini dikarenakan khasiat batu amber mampu memancarkan karisma sehingga memiliki daya tarik yang kuat.
·         Batu intan. Batuan yang indah tidak hanya memberikan keindahan saja namun juga bisa meningkatkan rasa percaya diri si pemakai. Batu akik intan memberikan ketenangan batin dan menambah semangat hidup. Batunya yang biasanya berwarna putih jernih dan berkilauan memancarkan ketenangan.
·         Onix hitam. Batu akik ini menjadi salah satu jenis batu akik banyak yang digunakan para pebisnis karena khasiat batu onix hitam dianggap mampu memberikan perlindungan bisnis pada cincin tersebut.
·         Zamrud. Batu zamrud sering digunakan orang untuk mendatangkan kesejukan batin ketika sedang berada pada kesulitan dan kemudian menyejukkan dan mendatangkan ketenangan dalam hidup.
Tentu masih banyak jenis lainnya, dan terus bermunculan jenis-jenis yang baru berdasarkan daerah penemuannya, namun  tidak mungkin diuraikan semuannya dalam tulisan ini. Di balik keindahan dan kemewahannya, ternyata batu akik tidak hanya sebagai aksesoris pada bagian tubuh seseorang, tetapi batu akik juga memiliki nilai-nilai yang supranatural. Sebagian pengguna batu akik mempercayai dan meyakini bahwa ada jenis bebatuan yang memiliki kelebihan dan mendatangkan keberuntungan bagi pemakainya. Misalnya, beberapa jenis batu akik yang disebutkan di atas dianggap mampu memberikan kemudahan-kemudahan dalam hidup seseorang bahkan menambahkan nilai-nilai tertentu pada orang yang memakainya. Oleh karena itu sebagai orang yang sudah beriman kepada Tuhan Yesus, perlu waspada supaya jangan sampai ikut terbawa kepada pemahaman-pemahanan yang bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan. Yang perlu diingat adalah tidak ada kekuatan yang paling besar dari sang pencipta yaitu Tuhan Yesus yang kita sembah. Hendaknya orang percaya menyikapi fenomena batu akik dengan bijak. Karena bagaimanapun, akal sehat harus tetap berjalan untuk tetap berjalan di jalan yang semestinya yaitu terang Firman Tuhan. Harus diingat bahwa batu akik hanyalah sejenis batu mulia yang memiliki kelebihan dari bentuk maupun warnanya yang indah, tidak lebih dari itu.


Alkitab dan Batu Berharga
Alkitab mencatat beberapa bagian tentang batu berharga, misalnya dalam Kejadian 2:11,12, di sana disebutkan batu krisopras. Di bagian lain disebutkan bahwa salah satu tolok ukur kekayaan seseorang adalah kepemilikan batu-batu berharga, seperti raja Salomo dan Hizkia yang tanpaknya memiliki sejumlah besar batu berharga yang mahal-mahal (1 Raja-raja 10:11, 2 Taw 9:10,32:27). Biasanya batu-batu berharga diberikan sebagai hadiah (1Raj 10:2, 10; 2Taw 9:1, 9), menjadi bagian rampasan perang (2Sam 12:29, 30; 1Taw 20:2), dan, di kalangan orang Tirus zaman dahulu, digunakan sebagai komoditas dagang (Yeh 27:16, 22).
Dalam Alkitab Perjanjian Baru, khususnya kitab Wahyu 21:16-21, berkata tentang sebuah tempat yang terbuat dari batu mulia. Ya, tempat itu adalah Yerusalem baru, yaitu kota yang dirancang sendiri oleh Allah, dengan bentuk geometri yang sempurna (ay. 16-17). Bahkan tidak hanya sempurna dari sudut pandang geometri,  tetapi kota itu sendiri dibangun dengan bahan-bahan yang sangat indah dan sempurna. Alkitab menulis bahwa tembok kota tersebut terbuat dari permata yaspis, dan kota itu sendiri terbuat dari emas murni (ayat 18). Dalam ayat selanjutnya, Alkitab menulis bahwa dasar dari tembok kota tersebut dihiasi dengan segala jenis permata (ay. 19a). Dalam bahasa aslinya, kata “segala jenis permata” lebih tepat disebut sebagai “segala jenis batu mulia/batu berharga”. Alkitab menulis berbagai kata batu mulia dalam ayat-ayat selanjutnya, antara lain batu yaspis (jasper/seperti kristal), batu nilam (sapphire/safir), batu mirah (chalcedony), batu zamrud (emerald/batu mulia berwarna hijau), batu unam (sardonux), batu sardis, batu ratna cempaka (chrysolite/batu mulia berwarna keemasan), batu beril (batu mulia berwarna hijau pucat), batu krisolit (topas/topaz), batu krisopras, batu lazuardi (batu mulia berwarna biru gelap), dan batu kecubung (amethyst/batu mulia berwarna keunguan) (ay. 19b-20).
Di bagian lain juga disebutkan bahwa di padang belantara, bangsa Israel mendapat hak istimewa menyumbangkan berbagai barang berharga untuk tabernakel dan efod serta tutup dada imam besar, yang pasti adalah barang-barang yang diberikan oleh orang Mesir sewaktu mendesak mereka untuk pergi. (Kel 12:35, 36) Sumbangan itu mencakup “batu oniks dan batu tatahan untuk efod dan untuk tutup dada”. (Kel 25:1-7; 35:5, 9, 27) Pada kedua tutup bahu efod imam besar terdapat dua batu oniks, masing-masing berukirkan nama 6 dari ke-12 suku Israel. ”Tutup dada keputusan hokum “dihiasi empat baris batu-batu berharga; catatan itu menyatakan, ”Satu baris dengan batu mirah, topas dan zamrud, inilah baris yang pertama. Baris kedua ialah batu turkuois, safir dan yaspis. Baris ketiga ialah batu lesyem, akik dan kecubung. Dan baris keempat ialah batu krisolit dan oniks dan batu giok. Ini semua ditatah pada ikat emas.” Pada setiap batu ini terukir nama salah satu di antara ke-12 suku Israel.—Kel 39:6-14; 28:9-21.
Dapat dikatakan  bahwa jenis-jenis batu berharga juga disebutkan di dalam Alkitab, tetapi di sana tidak ada penjelasan bahwa batu-batu itu memiliki kekuatan-kekuatan tertentu, atau dipakai untuk memperoleh keberuntungan. Hal ini sangat jelas tidak disebutkan di dalam Alkitab, tetapi batu-batu berharga itu hanya dipakai sebagai aksesoris, alat tukar atau sesuatu yang punya nilai, dan juga dipakai untuk menggambarkan sesuatu.
Bagaimana Menyikapi?
Sebagai seorang percaya, bagaimana kita menyikapi fenomena batu akik ini? Apakah seorang percaya boleh memakai cincin dengan jenis batu akik tertentu atau tidak boleh, atau hal ini merupakan soal keputusan pribadi. Dalam hal ini, untuk mengambil suatu keputusan tentu harus mempertimbangkan berbagai faktor yang tentunya sejalan dan tidak bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan.
Dari sekian banyak orang yang memakai cincin batu akik, terlepas apakah dia orang percaya atau bukan, masih ada diantaranya yang memiliki pemahaman bahwa dengan memakai cincin batu akik, maka akan mendatangkan keberuntungan. Jika hal ini menjadi keyakinan bagi orang percaya, tentu hal ini sudah bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan.  Jadi tidak pantas bagi orang percaya untuk menganggap sebuah cincin batu Akik memiliki arti penting sehingga sangat di “sayang” karena dapat membawa keberuntungan. Dan yang lebih parah lagi apalagi cincin itu punya arti penting karena mengikuti petunjuk para ahli ramal, hal ini tentu sangat bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan dan hal ini dikutuk (Ulangan 18:9-12).
Sebagai orang percaya yang sudah dibaharui di dalam Yesus Kristus tidak akan mempercayai lagi kekuatan-kekuatan atau pengaruh-pengaruh yang dapat diberikan oleh cincin batu akik. Karena orang Kristen yang sejati akan memiliki kesadaran bahwa mereka sudah memiliki kepribadian yang sudah dibaharui dalam Kristus Yesus, dan mereka sudah hidup di bawah pengaruh kuasa Roh Kudus dan tentu dalam hidupnya bukan lagi berpaut pada pengaruh-pengaruh duniawi (cincin batu akik), tetapi hidup menurut prinsip-prinsip Alkitab yaitu hidup sebagai manusia baru dalam kekudusan (Efesus 4:22-24).
Ketika seorang percaya mau mengambil keputusan apakah akan memakai cincin batu akik atau tidak, hal ini tentu sangat tergantung pada motif. Seorang percaya dapat bertanya pada dirinya sendiri, apakah saya memakai cincin ini hanya semata-mata karena pesonanya yang memikat, atau apakah karena saya sedikit banyak telah dipengaruhi oleh hal-hal yang bersifat takhayul yang dikaitkan dengan cincin batu akik ini. Dalam mengambil sebuah keputusan, orang percaya hendaknya kembali ke pada Alkitab sebagai tolok ukurnya, yang menerangi hatinya guna menentukan motif mengambil keputusan tersebut. Alkitab mengajarkan supaya setiap orang percaya selalu menjaga hatinya (Amsal 4:23), karena dari sanalah keluar sumber kehidupan. Sewaktu mengambil keputusan mengenai apakah mau memakai cincin batu akik, setiap orang percaya harus mempertimbangkan tujuannya dan kemungkinan pengarunya terhadap dirinya dan orang-orang lain disekitarnya.
Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa keterlibatan secara aktif maupun pasif dengan benda bertuah atau gaib dapat mendatangkan kutuk dari Allah. Dalam Ulangan 7:25-26 dan Yosua 7:10-15 jelas menceritakan tentang kutukan atau penghukuman Allah terhadap barang atau benda yang najis atau tidak kudus atau disebut sebagai benda yang dalam bahasa Ibrani disebut cherem, yakni benda yang dikutuk atau dipisahkan oleh Allah untuk dimusnahkan. Pertanyaannya seperti apa batu akik yang kita miliki saat ini? 

* Penulis: Adrianus Pasasa, M.Th. Dosen Misiologi STT SAPPI Cianjur