Rip. Pdt. Marthen Sondakh

Majalengka- Kembali Pulang ke Rumah Bapa di Surga, seorang Hamba Tuhan Senior, sekaligus menjabat sebagai Penasehat aktiv Majelis Daerah Jawa Barat Gereja Pantekosta di Indonesia ( GPdI ) juga selaku Gembala Jemaat GPdI Majalengka Pdt. Marthen Sondakh meninggal dalam usia 75 tahun pada Selasa 30 Desember 2014 Pukul. 22.30 Wib.

Paskah Bersama Hamba-hamba Tuhan Wilayah IV

Cirebon. Dalam rangka memperingati hari Paskah 2014, para Hamba Tuhan yang tergabung diwilayah Indramayu, Cirebon Kuningan, majalengka dan sekitarnya mengadakan acara sehari bertemakan “ Bersama Melayani Tuhan” yang diadakan di Prima Resort Kuningan Jawa Barat pada Selasa 27 Mei 2014.

Pertemuan Majelis Wilayah dan MD Jabar

Cianjur, 18 Pebruari 2013, Majelis Wilayah IV Jabar GPdI, menghadiri Pertemuan dengan Majelis Daerah yang dihadiri oleh seluruh Personil MD dan Seluruh MW se Jawa Barat. Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua MD Jabar GPdI Bpk. Pdt. JE. Awondatu.

Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar

Diakhir Tahun 2014, Majelis Daerah Jawa Barat Gereja Pantekosta di Indonesia (MD GPdI Jabar), mengadakan kegiatan Natal bersama Hamba-hamba Tuhan beserta Jemaat se Jawa Barat, namun ada yang berbeda pada kegiatan Natal Tahun ini dimana biasanya diadakan serempak pada satu lokasi, kali ini sedikit berbeda hal itu terlihat dari nama atau kemasan acara yang dinamai dengan “ Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar “

Turnamen Bulutangkis Awondatu Cup 2

Bertempat di lapangan Bulu Tangkis Delta Mas Sport Centre, Majelis Daerah Jawa Barat (MD Jabar) Gereja Pantekosta di Indonesia ( GPdI ) menyelenggarakan turnamen Bulutangkis, yang diikuti oleh 16 Wilayah yang ada di Jawa Barat dengan masing-masing Wilayah mengutus tiga pasang pemain dan satu pasang pemain cadangan, turnamen sehari ini diadakan pada Senin, 24/03/2014.

Sabtu, 10 Januari 2015

Natal Regional Majelis Daerah Jabar GPdI

Diakhir Tahun 2014, Majelis Daerah Jawa Barat Gereja Pantekosta di Indonesia (MD GPdI Jabar), mengadakan kegiatan Natal bersama Hamba-hamba Tuhan beserta Jemaat se Jawa Barat, namun ada yang berbeda pada kegiatan Natal Tahun ini dimana biasanya diadakan serempak pada satu lokasi, kali ini sedikit berbeda hal itu terlihat dari nama atau kemasan  acara yang dinamai dengan “ Natal Regional Majelis Daerah GPdI Jabar “ dimana dari 17 Majelis Wilayah  GPdI se Jawa Barat dibagi menjadi 5 regional yaitu: Regional I Meliputi Majelis Wilayah  I-II, (Bandung Kota dan Kabupaten), Koordinator: Pdt. Steve Kumendong, Regional II Meliputi Majelis Wilayah III (Banjarsari, Sumedang, Garut, Pangandaran), Regional III Meliputi Majelis Wilayah IV & V, ( Purwakarta, Subang dan Karawang serta Cirebon, Kuningan, Indramayu dan majalengka) Koordinator Pdt. Benny Wurarah, Regional IV meliputi Mejelis Wilayah VI-XI ( Bekasi ) Koordinator Pdt. Hessky Rorong dan terakhir Regional V Meliputi Majelis Wilayah XII-XVII (Bogor, Depok) Koordinator Pdt. Markus Sugiarto.


Liputan Acara Natal Regional MD Jabar GPdI


Regional III (Majelis Wilayah IV dan V)  yang pertama kali mengadakan kegiatan dalam rangka Program Kerja Md Jabar tersebut, pada Selasa 02 Desember 2014 pukul 17.00 wib. Bertempat di GPdI Kandanghaur Indramayu dihadiri lebih kurang 500 undangan termasuk Gembala dan Jemaat Pdt. Fonny Makarawung memimpin pujian dan Firman Tuhan dilayani oleh Pdt. Marthen Schalwyk (Wakil Ketua I Md Jabar), Ayat Firman Tuhan diambil dari Markus Fs 2:17  Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”  Dikatakannya bahwa:  Yesus datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan Manusia, Schalwyk berpesan biarlah jemaat tidak bosan dalam merayakan atau memperingati hari kelahiran yesus yang setiap tahun diperingati karena apa yang sudah Dia perbuat yaitu Karya penyelamatan bagi manusia agar tidak binasa. Selesai penyampaian Firman Tuhan dilanjutkan dengan acara diawali dengan Pujian dari Hamba-hamba Tuhan Wilayah IV kemudian dilanjutkan dengan Pujian dari Wil V dan jemaat yang hadir turut pula mempersembahkan Pujian yang diwakilkan masing-masing oleh dua orang. Setelah pujian Malam Kudus masih ada Door Prize untuk Hamba Tuhan dan Jemaat yang hadir dibawakan oleh Pdt. Sherly Mawikere menambah kemeriahan Natal Regional III MD Jabar.


WL: Fauny Tamburian 
Suasana Ibadah
Pujian Hamba Tuhan Wil IV

Pujian Hamba Tuhan Wil V
Pengurus MW IV & V Foto bersama Koordinator Natal Pdt. Benny Wurarah
Regional I ( Majelis Wilayah I-II ) Bertempat di GPdI Alfa Omega, Jl. Gatot Subroto Bandung, Natal MD Jabar GPdI regional I diadakan dengan tema “ You raise me Up ” dihadiri oleh  Ketua Majelis Daerah Jawa Barat Pdt. Je. Awondatu serta jajaran MD lainnya, dimulai pukul. 18.00 Wib. Pada Minggu  07 Desember 2014.


Pdt. Je. Awondatu Memainkan Saxsophone
Suasana Malam Kudus
Pujian dari Narwastu VG
Regional IV ( Majelis Wilayah VI-XI) Rabu 10 Desember 2014 Pukul. 17.30 Wib. Bertempat di Gedung Rhema, komp Duta Permai Blok F1-20 Jl. Raya Kalimalang Bekasi, Natal regional MD Jabar dilaksanakan dengan tema: “ Kasih Tanpa Batas” terinspirasi dari Yohanes 3:16 Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Je. Awondatu


Suasana Ibadah
Duet Pdt. Je. Awondatu
Jalannya Pujian dalam Ibadah
Pujian dari Hamba-hamba Tuhan

Para Isteri Gembala berpose setelah Ibadah
Regional V ( Majelis Wilayah XII-XVII) Dilaksanakan di Gedung, Pandansari Taman Bunga Wiladatika Cibubur pada 07 Januari 2015, Tepat pukul 17.00 Wib Pdt. Fekky Tatulus membawakan Pujian Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Je. Awondatu ayat Alkitab 1 Korintus 10:13b tema natal “ Dalam Yesus ada jalan Keluar”  Ayat pokok, Yohanes 10:9, "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput". PINTU itu akses, jalur keluar-masuk. Kita mau kemana saja akan melewati pintu. Masuk rumah lewat pintu, masuk kamar lewat pintu, masuk taman lewat pintu, masuk ke gedung ini, juga lewat pintu. PINTU ITU ADALAH AKSES keluar masuk PINTU ITU ADALAH YESUS.


WL: Pdt.DR.  Fekky D Tatulus
Suasana Ibadah
Jajaran MD Jabar
Pujian dari Hamba-hamba Tuhan
Masuk menemukan rumput, keluar membawa rumput. Hamba-hamba Tuhan kalau ingin jiwa-jiwa bertambah dan bertumbuh, harus melalui PINTU YESUS, disana kita akan mendapatkan rumput hijau untuk memberi makan domba-domba yang kita layani Mau diberkati, Yesuslah pintunya, Yesuslah aksesnya Mau sembuh Yesuslah pintunya
Mau dipulihkan Yesuslah pintunya. Dia itu akses keluar masuk. Jangan lewat jalan lain Pendeta Pantekosta tidak digaji....tetapi kalau kita berjalan di aksesnya Yesus, di Pintu Yesus, kita tetap akan dipelihara oleh Tuhan. Yesus, adalah akses keluar masuk. Yesus adalah pintu. Masuklah, maka engkau akan keluar membawa berkat.


Dari Berbagai Sumber
By: Yra


Jumat, 09 Januari 2015

Rip: Pdt. Marthen Sondakh

Majalengka- Kembali Pulang ke Rumah Bapa di Surga, seorang Hamba Tuhan Senior, sekaligus menjabat sebagai Penasehat aktiv Majelis Daerah Jawa Barat Gereja Pantekosta di Indonesia ( GPdI ) juga selaku Gembala Jemaat GPdI  Majalengka Pdt. Marthen Sondakh meninggal dalam usia 75 tahun pada Selasa 30 Desember 2014 Pukul.  22.30 Wib.

Menurut penuturan sang istri, Alm menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perjalanan pulang menuju  ke kediamannya  di Majalengka setelah menjalani perawatan kurang lebih satu minggu di salah satu Rumah sakt sewasta dikota Bandung , alm bersikeras  untuk pulang ke tempat pelayanan yang selama ini digembalakannya yaitu di GPdI Majalengka, sekalipun masih dalam kondisi fisik yang belum memungkinkan (lemah) untuk  meninggalkan Rumah sakit, Tuhan berkehendak lain ditengah perjalanan Alm dipanggil Tuhan.

Sontak kabar meninggalnya alm. Pdt. Sondakh menyebar tidak sedikit para Hamba Tuhan diwilayah IV  terkejut mendengar kabar duka ini, seakan tidak menyangka  dikarenakan beberapa waktu sebelumnya tepatnya tanggal 02 Desember 2014 alm masih sempat mengikuti Acara Natal regional 3 Md Jabar GPdI se wilayah IV dan V di GPdI Kandanghaur, alm juga saat itu mewakili Hamba Tuhan senior untuk menyalakan lilin Natal.

Suasana Malam Penghiburan
Kamis 01 Januari 2015 Pukul. 19.00 Wib dilaksanakan Ibadah penghiburan sekaligus penutupan peti Jenazah yang dipimpin oleh  Pdt. Yezia R Akay (Sekretaris Wilayah IV) penyampaian Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt. Benny Wurarah ( Biro Pembangunan MD Jabar ) hadir  juga dalam acara tersebut Pdt. Julien Lontoh (Bendahara Wil IV) juga ada beberapa Hamba Tuhan yang hadir dan turut mempersembahkan pujian penghiburan, tampak suasana duka cita mengiringi saat peti jenazah akan ditutup, istri Alm, anak cucu menantu bahkan jemaat yang hadir tak kuasa menahan tangis satu persatu mereka memberikan penghormatan terakhir dengan menuangkan minyak kedalam peti  jenazah sesaat sebelum peti ditutup.

Penutupan Peti Jenazah
Jumat 02 Januari 2015 Pkl. 10.00 Wib dilaksanakan Upacara Pelepasan peti Jenazah dipimpin oleh Jajaran Majelis Daerah GPdI Jawa Barat, tampak hadir ketua MD Jabar Pdt. Je. Awondatu, Pdt. Marthen Schalwck ( Wakil ketua l ), Pdt. Anton Litha (Bendahara MD) Pdt. Lie-lie Fua Lontoh ( Wakl Bendahara), Pdt. Jefrry Palit (Biro Organisasi) Pdt. Edy Tampi ( Biro penggembalan)  Pengurus Majelis Wilayah IV Pdt. Yohanes Tamburian (Ketua Wilayah) dan Pdt. Yezia Akay.

Pujian Dari Hamba Tuhan yang Hadir
Pdt. Yohanes Tamburian memimpin pujian dalam ibadah pelepasan Jenazah Alm. Pdt. Marthen Sondakh, diselingi dengan persembahan pujian dari Jemaat, Hamba Tuhan, juga pujian dari Keluarga almarhum. Firman Tuhan dibawakan oleh ketua Majelis Daerah Jabar GPdI Pdt. Je. Awondatu terambil dalam Mazmur 39:5-6 "Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku! Sungguh, hanya beberapa telempap saja Kautentukan umurku; bagi-Mu hidupku seperti sesuatu yang hampa. Ya, setiap manusia hanyalah kesia-siaan! S e la “  Awondatu mengkisahkan bahwa Almarhum adalah Generasi ke tiga sebagai pelayan di GPdI, setelah berperaktek di Blora Alm Sondakh kembali masuk sekolah alktab kelas dua di Beji dan selepas mengikuti pendidikan di sekolah alkitab almarhum berperaktek di Garut ditempat penggembalaan Alm. Pdt. Hendrik Mandagie, kemudian merintis di pengalengan dibawah inisiatif dari Pdt. Samuel  loing, dari pangalengan dimutasi ke pangandaran dibawah pimpinan Pdt. Rompas, dan dari pangandaran ke majalengka seluruh pelayanannya kurang lebih selama 49 tahun, dan  Majalengka adalah penggembalaan alm yang terlama 24 Tahun demikian dikisahkan sejarah pelayanan Alm,  lebih lanjut dikatakan oleh Je.  Awondatu  Alm. Sondakh sudah berhasil membangun dan mempertahankan pekerjaan Tuhan di GPdI Majalengka. Awondatu berpesan Jemaat jangan lupa akan jasa Alm Sondakh, dukung pekerjaan Tuhan di Majalengka.
Pdt. Je. Awondatu Menyampaikan Firman Tuhan
Setelah penyampaian Firman Tuhan langsung dadakan pelantikan Gembala Jemaat, menggantikan Alm. Pdt Marthen Sondakh yaitu Istri Almarhum dilantik oleh Majelis daerah GPdI Jabar sebagai Gembala Jemaat GPdI Majalengka mengantikan almarhum (suami). Sambutan Mewakili MD Jabar disampaikan oleh Pdt. Edy Tampi, mewakili Keluarga dan Jemaat oleh Pdt. Tampubolon ( Menantu ) pemnyampaian Riwayat singkat Alm oleh Ibu. Merry Pelealu (Anak angkat alm)
Suasana Pelantikan Isteri Alm

MD Jabar Melantik Gembala Baru
Ketua MD Jabar GPdI memberikan ucapan selamat
Tepat Pukul 12.00 Wib peti jenazah diberangkatkan dari GPdI Majalengka menuju ke tempat pemakaman dan seluruh prosesi acara pemakaman dipimpin Oleh Pdt. Jefrry Palit dan Pdt. Edy Tampi selaku pimpinan Majelis daerah GPdI Jawa Barat.

Johan Adrianus Frans Rorong ( JAF Rorong )

Bernama lengkap Johan Adrianus Frans Rorong atau yang biasa dipanggil Om Rorong  adalah sosok hamba Tuhan yang tidak pantang menyerah dalam melayani Tuhan. Pria yang lahir di Koyawas Langowan 23 Juli 1929 ini menggembalakan pelayanan pekerjaan Tuhan yang ada di Sukamandi-Subang, ia dikenal sebagai Hamba Tuhan senior dijajaran GpdI Jawa Barat, Terlahir dengan darah campuran antara manado dan jawa, Ayahnya bernama Adrian Rorong dan ibu bernama Adriana Wagino.
Masuk sekolah Alkitab tahun 1955 di Langowan angkatan 11, ketika memutuskan untuk  masuk sekolah Alkitab Pdt.Rorong  tidak didasari karena panggilan Tuhan seperti kebanyakan hamba-hamba Tuhan melainkan karna hanya ingin mendalami saja, ternyata setelah beberapa waktu lamanya berada disekolah Alkitab langowan Pdt.Rorong  dipenuhkan oleh Rohkudus, barulah dari situ ia merasakan panggilan Tuhan dalam dirinya untuk melayani Tuhan dengan sepenuh waktu.  Masuk kelas 2 di Sekolah Alkitab Beji-Batu Malang pada tahun 1959 setelah selesai sekolah kelas 2 di Beji Pdt Rorong lalu membuka  pelayanan di dua tempat yaitu di mojorejo dan jun Rejo dan hingga saat ini pelayanan tersebut masih ada dan mesih berjalan, akan tetapi bukan pdt.Rorong yang menggembalakannya melainkan sudah diserahkan ke rekan sepelayanan.  

Saat HUT Pernikahan Emas
Pada tahun 1960 membuka pelayanan di majalengka yang mana saat itu belum ada gereja hingga pelayanan tersebut maju pesat dan tahun 1961 sudah bisa membangun gereja, inilah gereja pertama yang ada dimajalengka jawa barat. Uniknya kursi-kursi yang ada digereja saat itu dibuat oleh anak-anak yang ada di penjara saat itu karena Pdt.Rorong saat itu melayani juga di penjara-penjara yang ada di majalengka.

Mengikuti Perkuliahan di STTPC
Dengan semakin berkembangnya pelayanan pekerjaan Tuhan yang ada dimajalengka  maka jemaat pun menganjurka Pdt.Rorong untuk mencari pendamping hidup untuk dapat menopang pelayanan pekerjaan Tuhan, lewat pergumulannya juga akhirnya bertemulah dengan seorang gadis berketurunan tionghoa yaitu Tham Bee Syiang panggilannya Me Syiang yang akhirnya menjadi istrinya hingga saat ini, walaupun berbeda etnis dan tidak mudah juga untuk mendapatkannnya karna ada banyak pertentangan dari pihak wanita,tapi oleh kemurahan Tuhan akhirnya Pdt.Rorong dapat meminangnya juga sekaligus menjadi ibu gembala di majalengka. Dari pernikahannya ini Tuhan karuniakan lima anak yaitu Selfie M.Rorong, Teodorus Markus, Oktrina Lidia, Lukius (alm), Yusak Sonny Rorong.
Pada Tahun 1967 Majelis Daerah Jawa Barat mengutus Pdt.rorong untuk melanjutkan pelayanan pekerjaan Tuhan yang ada di Sukamandi  karena saat itu terjadi kekosongan penggembalaan untuk melayani di GpdI Sukamandi.  walaupun saat itu jemaat yang dilayani sudah semakin berkembang, gereja pun sudah berdiri akan tetapi dengan ketaatannya kepada pimpinan akhirnya pdt.rorong pun mengikuti apa kata pimpinan saat itu, ia melayani pelayanan pekerjaan Tuhan yang ada di Sukamandi.  

Pdt. JAF Rorong & Istri
Kesetiaan pdt Rorong dalam melayani akan Tuhan, dia tidak merasa bahwa ia harus mempertahankan haknya yang sudah ia rintis sekian lama melainkan pdt.rorong percaya jika semuanya itu Tuhan punya maksud dan rencana dalam hidupnya dan pelayanan pekerjaan Tuhan, Pdt.Rorong  betul-betul setia akan panggilan-Nya walaupun ia harus meninggalkan zona yang sudah nyaman. Tepat 10 januari 1967 Pdt.Rorong melayani di GpdI Sukamandi hingga saat ini.
Oleh kemurahan Tuhan Pdt Rorong juga pernah menjabat selama lima periode dijajaran Majelis Daerah GpdI Jawa Barat satu periode di Biro Penggembalaan, Biro Organisasi satu periode, Biro Diakonia satu periode dan 2 periode sebagai penasehat MD. Beliau mengatakan ini semua adalah kepercayaan yang Tuhan berikan jadi harus dapat dipertanggung jawabkan sebaik-baiknya sambil mengingat bagaimana perjuangannya dulu ketika harus menjalankan tugas dari Majelis Daerah Pdt.Rorong harus bergelantungan terus di Bus, karena memang tidak mempunyai kendaraan pribadi waktu itu daerah Banten masih masuk wilayah Jawa Barat.
 
Keluarga Besar
Suka duka harus ia lewati dalam pelayanan dan lewat doa dan mengandalkan akan Tuhan yang telah memanggilnya Pdt rorong dan istri dapat melewati itu semua, peristiwa yang sangat besar yang terjadi dalam pelayanan Pdt.Rorong adalah peristiwa tahun 1998, yang mana saat itu terjadi kerusuhan dimana-mana, gereja-gereja banyak yang mengalami penghancuran dan pembakaran oleh masyarakat yang tidak dikenal, tidak terkecuali GpdI Sukamandi pun terkena juga imbasnya karena letak gereja memang di pinggir jalan utama Pantura. Saat itu adalah saat yang paling mencekam yang dirasakan oleh Pdt.Rorong yang mana masa sudah mulai masuk kegereja dan membakar kursi-kursi gereja, peristiwa yang tidak dapat pdt.rorong lupakan adalah ketika masa sudah membakar kursi-kursi gereja didalam gereja, mereka berteriak-teriak untuk naik kepastori  dan hendak membakarnya juga. Tetapi pembelaan Tuhan dirasakan oleh Pdt.Rorong ketika masa yang jumlahnya tidak sedikit itu maju dan mulai menaiki tangga dengan penuh keberanian Pdt.Rorong saat itu juga langsung menghadang mereka untuk tidak melanjutkan naik keatas, entah kenapa masa yang begitu banyak dengan membawa berbagai macam senjata tajam saat itu langsung turun kembali dan meninggalkan Gereja begitu saja, sehingga selamatlah Pdt.Rorong dan keluarga dari amukan masa dan dengan sigap cepat-cepat mematikan api yang sudah membakar kursi-kursi yang ada dalam gereja, anehnya memang itu api tidak sampai menghanguskan seluruh gedung gereja, hanya sebagian kecil saja yang terkena dampak pembakaran tersebut.
Dampak dari kerusuhan tersebut berimbas juga kepada jemaat Tuhan yang dilayani, saat itu jemaat kurang lebih 80% pindah rumah karena mereka mengalami ketakutan, dan hanya tersisa 20% yang ada, gerejapun menjadi sepi karena jemaat sebagian besar pindah keluar kota.  Akan tetapi Pdt.Rorong tidak berputus asa karena ia hanya sebagai hamba Tuhan dan Tuhanlah yang empunya jemaat-jemaat oleh karena itu Pdt.Rorong tetap bertahan dan terus melanjutkan pelayanan pekerjaan Tuhan yang ada, ia berkata “Bagai manapun juga, seberapapun juga jiwa yang ada maka haruslah terus dilayani dengan sungguh-sungguh karena mereka berharga dimata Tuhan.”  Jadi saat itu Pdt.Rorong kembali merintis dari awal, demikianlah hari-hari yang harus terus dijalani dalam pelayanan, hingga akhirnya Tuhan kembali kirim jiwa-jiwa baru untuk dilayaninya dan hingga saat ini gereja GpdI Sukamandi kembali dipenuhi dengan jiwa-jiwa yang rindu dan haus akan Tuhan.
Kerusuhan yang terjadi saat itu tidak membuat Pdt.Rorong patah semangat sebaliknya ia lebih giat lagi didalam melayani Tuhan, bahkan saat ini memasuki usia 86 tahun justru Pdt.Rorong terus menambah ilmu dan mengambil perkuliahan S1 di Sekolah Tinggi Teologia Cianjur, bukanlah hal yang mudah kuliah diusianya saat ini tetapi untuk belajar  dan menambah terus wawasan Pdt.Rorong tetap semangat karena memang ia senang untuk belajar, semuanya itu ia tujukan untuk kemuliaan nama Tuhan, Hingga berita ini di muat Pdt.Rorong sedang menyelesaikan Skripsi nya.
Pdt.Rorong hanya berpesan untuk hamba-hamba Tuhan, layanilah Tuhan dengan sungguh-sungguh, jangan pernah menyerah karena Tuhan yang sudah memanggil kita maka Tuhan jugalah yang akan melindungi kita, satu hal ia berpesan gereja Tuhan janganlah membangun “Kerajaan” didalam saja tetapi harus dapat memperhatikan juga keluar, Hamba-hamba Tuhan yang sudah berhasil ingatlah akan hamba-hamba Tuhan yang masih dalam perintisan jangan menutup mata karena sudah merasa berada didalam zona yang nyaman sehingga kita lupa akan yang diluar, jangan sampai hamba-hamba Tuhan dikuasai oleh mamon, biarlah kitapun menjadi perpanjangan tangannya Tuhan selalu dan Jangan jadikan keberhasilah dalam pelayanan akhirnya tanpa disadari sudah menghambat pelayanan pekerjaan Tuhan untuk semakin luas. (YA)



Sabtu, 13 Desember 2014

Miracle of Christmas Natal GPdI Pelangi Kasih, Bandung

Bertempat di V Hotel & Residence, Jl. Setrawangi Bandung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Pelangi Kasih (Pelka), menggelar Ibadah dan Perayaan Natal dengan tema “ Miracle of Christmas” pada Sabtu 13 Desember 2014.
Miracle of Christmas atau keajaiban Natal, diangkaat sebagai tema Natal tahun ini menurut Pdt. Steve kumendong selaku gembala jemaat,  adalah merupakan keyakinan Iman Kristiani akan kehadiran Yesus Kristus ke dalam dunia ini yang adalah merupakan suatu wujid kasih Bapa yang besar akan manusia dan Natal adalah keajaiban dimana memberikan pengharapan yang baru atau hidup yang baru ditengah kehampaan dan kebinasaan Dimana Yesus datang ke dunia yaitu supaya semua orang beroleh hidup kekal bukan kebinasaan, dan didalam Dia segalanya menjadi mungkin tidak ada yang mustahil demikian ungkap Steve menjelaskan tentang arti tema Natal GPdI Pelka.
Ibadah dan Perayaan Natal dimulai pada pukul 18.00 wib, tampak para undangan mulai berdatangan memenuhi kursi-kursi yang disediakan panitia, Jemaat dengan wajah sumringah menyambut setiap tamu yang hadir, suasana sukacita tampak jelas terasa baik dari tuan rumah maupun dari setiap undangan yang hadir.

Wl: Ani Setyasih
Bertindak sebagai Worship Leader Ani setiasih, (Istri Steve Kumendong) tampak anggun mengenakan kebaya memulai Ibadah Natal, dengan doa pembukaan oleh Pdt. Mecky Lengkey ( Ketua Majelis Wilayah II Bandung), tampak antusias Jemaat saat pujian dinaikan, pemimpin acara mampu mengangkat suasana selama Praise & Worship dari awal sampai akhir.
Pesan Natal disampaikan oleh Pdt. Hezky Bangguna terambil dalam Injil Lukas 1: 26-38 dijelaskannya kalau Mujizat atau keajaiban Tuhan itu mau nyata dalam hidup manusia, maka ia harus mengalami perjumpaan dengan Tuhan atau mengalami lawatan Roh Kudus itulah yang akan mengakibatkan mujizat yang luar biasa, Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak pilih kasih siapapun kita Dia mau melawat asal hidup kita mau dipimpin oleh Roh Kudus, dikatakan Hezky lebih jauh dalam pesannya  natal adalah peristiwa tidak mungkin, tapi Mungkin bagi Tuhan! Setelah penyampaian Firman Tuhan acara dilanjutkan dengan candle Light dan doa syafaat dipimpin oleh Ibu. Somalinggi (Jemaat Pelka).
Pdt. Hezky Bangguna
GPdI Pelangi kasih dalam perayaan natal kaali ini, juga mengundang Anak-anak serta pengurus dari panti Asuhan Rut untuk merayakan Natal bersama dan sekaligus memberikan bantuan untuk kebutuhan anak-anak panti yang diserahkan langsung kepada perwakilan pengurus yang hadir malam itu, sekaligus juga anak-anak panti asuhan rut mempersembahkan Pujian berjudul “ Dari semula t’lah kau tetapkan” anak-anak yang berusia 3 s/d 10 tahun ini begitu menyentuh saat mereka mempersembahkan pujian. 

Pujian Anak Panti Asuhan Ruth
Suasana Ibadah
Drama Musical
Pujian Kaum Wanita
Perayaan berlanjut dengan persembahan drama musical yang dipersembahkan oleh pemuda remaja GPdI Pelka dan anak-anak sekolah Minggu menambah semarak dan meriahnya suasana, tidak mau ketinggalan kaum wanita juga mempersembahkan Pujian dengan senandung yang merdu, Marthen Somalinggi mewakili panitia Natal menyampaikan sambutannya berterima kasih atas kehadiran para undangan yang hadir juga atas Kehadiran Pdt. Hezky yang hadir memenuhi undangan, Pdt. Steve Kumendong menutup seluruh rangkaian acara natal  dengan Doa, setelah selesai acara dilanjutkan dengan Door Prize dan ramahtamah.
 
By: Yra 


Jumat, 12 Desember 2014

Natal PD Berdasi Karawang


Hujan deras mengguyur kota karawang sesaat sebelum dimulainya ibadah natal Persekutuan Doa Bersatu dalam kasih (PD BERDASI) saat itu, luar biasanya ternyata hujan deras tidak mengurangi minat umat-umat Tuhan yang ada dikota karawang dan sekitarnya untuk datang merayakan hari kelahiran Yesus kedunia yang saat itu dirayakan di salah satu hotel yang ada dikota karawang.
13 Tahun PD BERDASI memberkati kota karawang lewat kehadirannya untuk dapat mempersatukan gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan yang ada dikota karawang, yang selalu diadakan setiap hari jumat minggu ke 2 setiap bulannya. dan kali ini ditahun 2014 PD BERDASI dapat merayakan natal bersama umat-umat Tuhan yang ada dikota karawang dan sekitarnya, semuanya adalah karna kemurahan Tuhan.
Tepat pukul 18.30 hari jumat, 12/12/2014 Ibadah Natal PD BERDASI dimulai, oleh kemurahan Tuhan hujan yang mengguyur kota karawang yang cukup deras beberapa jam sebelum dimulai telah berhenti dan cuaca kembali cerah, ada begitu banyak umat-umat Tuhan bahkan juga hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja datang dengan bersuka cita. Umat-umat Tuhan pun disambut dengan hangat oleh pengurus PD BERDASI yang dimotori oleh Andrias Nelwan.

Nyanyian Malam Kudus
Pujian Penyembahan dilayani oleh tim dari Komisi Daerah Penginjilan GPdI jawa barat yang diketuai oleh Pdt.Toviet Katiandago, sukacita natal begitu dirasakan dengan lagu-lagu yang dinyanyikan dengan nuansa natal, dan jemaat pun larut dalam pujian penyembahan yang dinaikan kepada Tuhan. Ada yang menarik dari natal PD BERDASI kali ini yaitu dengan adanya persembahan pujian dari jemaat Usia emas “UMAS” ( 50 thn keatas) dari salah satu gereja yang ada dikota karawang. walaupun usia mereka sudah tidak muda lagi tapi tidak menurunkan semangat mereka dalam memuji Tuhan, jemaat “UMAS” begitu enerjik dalam memuji Tuhan yang dibawakan dengan nuansa musik dangdut, mereka masih bisa berjoged dengan lincahnya bagi kemuliaan nama Tuhan.

Pengurus PD Berdasi
Firman Tuhan dilayani oleh Pdt.JE.AWONDATU, dengan tema “ADAKAH TEMPAT BAGI YESUS” ayat Firman Tuhan diambil dari Lukas 2:7. “ waktu Yesus akan lahir tidak ada tempat bagi-Nya, dan juga Yesus tertolak oleh banyak orang sewaktu dalam pelayanan-Nya, oleh karna itu jangan kaget kalau kita umat Tuhan pernah merasakan yang namanya ketertolakan, karena Yesus pun pernah mengalaminya. Lebih jauh Pdt.JE Awondatu menyerukan dalam khotbah natalnya untuk bertobat dan memberi tempat bagi Yesus, izinkan Yesus merubah hidup kita, sebaliknya jangan beri tempat bagi iblis Efesus 4:27 dan menutup khotbahnya pada satu ayat di wahyu 3:20 “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”

Para Undangan yang Hadir


Seluruh umat Tuhan merasa terpuaskan dengan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt.JE Awondatu yang selalu dibumbui dengan anekdot-anekdotnya yang membuat umat Tuhan tertawa lepas disela-sela khotbahnya. Jemaat pun pulang dengan penuh kebahagiaan dan sukacita, dan untuk hamba-hamba Tuhan yang hadir diakhir ibadah natal menerima bingkisan kado natal dari pengurus PD BERDASI.

By: Ya

Ucapan Selamat Natal PD Berdasi





Sabtu, 29 November 2014

GPdI El-Gibbor Merayakan Natal di Panti Asuhan

Tahun 2014 ini GPdI El-Gibbor karawang yang digembalakan oleh Pdt.Yusak.Y.A merayakan natal berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, biasanya menggunakan salah satu gedung di kota karawang dengan diisi oleh acara-acara yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari tapi kali ini memiliki kerinduan untuk merayakan natal bersama-sama dengan anak-anak panti asuhan yang ada dilembang.
Berawal dari kerinduan gembala setempat Pdt.Yusak.Y.A untuk merayakan natal dengan anak-anak panti asuhan dengan satu maksud untuk dapat merasakan makna natal yang berbeda dari kebiasaan pada umumnya, yaitu ingin berbagi kasih karna kelahiran dari Tuhan Yesus kedalam dunia juga adalah karena ingin memberikan kasih-Nya bagi umat manusia oleh karena itu, jika biasanya dengan dana Natal yang terkumpul kita menghabiskan semuanya hanya untuk sebuah pesta perayaan sesudah itu selesai dengan tidak meninggalkan kesan yang berarti, tapi kali ini dengan dana yang ada kita bisa berbagi kasih dengan orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kasih kita dan tentunya memiliki kesan tersendiri melihat sukacita yang terpancar dari anak-anak panti asuhan yang selama ini kurang mendapatkan kasih sayang dari sosok orang-orang yang seharusnya dapat mengasihinya.

Suasana Ibadah Natal Bersama Anak Panti Asuhan
Oleh sebab itu jemaat pun begitu antusias untuk ikut ambil bagian dalam perayaan natal tahun ini yaitu dengan berbagi kasih. Hari sabtu tanggal 29 November 2014 GpdI El-Gibbor karawang mengadakan natal bersama-sama dengan anak-anak panti asuhan “Rumah pengharapan Baru” yang ada di Lembang-Bandung. Anak-anak panti asuhan begitu bersuka cita menyambut kehadiran kami dan mereka sangat bergembira bisa merayakan natal bersama-sama dengan jemaat GpdI El-Gibbor karawang.
Terlihat wajah anak-anak yang seharusnya mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya, dan dihari natal yang berbahagia ini kebanyakan anak-anak seusia mereka dapat berkumpul bersama keluarga yang seharusnya menyayangi mereka, akan tetapi anak-anak ini harus mengubur dalam-dalam keinginan nya untuk bisa berkumpul dengan orang-orang yang mengasihinya, tetapi Tuhan begitu mengasihi anak-anak yang ada dipanti asuhan “rumah pengharapan baru” Lembang-bandung, sehingga dihari natal kali ini mereka dapat bersukacita merayakan natal dengan jemaat GpdI El-Gibbor karawang.

Pembagian Bingkisan Natal
Acara Natal berlangsung seperti ibadah natal pada umumnya, renungan Natal dibawakan oleh Pdt.Yusak.Y.A gembala jemaat dengan mengambil tema “Yesus datang memberikan perubahan” Ibrani 12:25-28 “Yesus ketika masih dalam kandungan dan hendak lahir kedunia banyak orang menolak nya karena tidak ada tempat, ketika lahirpun Yesus ditolak oleh Herodes, sehingga ada ratap tangis di yerusalem karena pembunuhan anak-anak lelaki di bawah usia dua tahun, demikian juga dalam pelayanan Yesus pun banyak kali mengalami penolakan, sampai akhirnya Ia disalibkan itu pun karna korban penolakan. Jadi jangan berkecil hati ketika kita mengalami yang namanya penolakan dari manusia yang patut kita syukuri justru Allah begitu mengasihi kita apa adanya sehingga Ia rela mau datang kedunia yang penuh dengan dosa ini supaya kita semua diselamatkannya. Yohanes 3:16 dan kedatangan Yesus membawa perubahan dari yang seharusnya manusia binasa menjadi tidak binasa, kehidupan lama yang buruk diubahkan menjadi baru, pengalaman yang pahit diubahkan menjadi manis” Haleluyah. demikianlah bapak gembala menyampaikan renungan natal yang singkat namun dapat membawa suatu pengharapan yang baru bagi mereka yang mendengarkannya. Anak anak yang ada dipanti asuhan pun merasa terberkati dan mereka menjadi memiliki suatu harapan yang indah didalam Yesus ini terlihat dari respon anak-anak yang rindu untuk didoakan setelah Firman Tuhan disampaikan.

Penyerahan Bantuan dari GPdI El-Gibbor, Kepada pengurus Panti Asuhan
Tiba saatnya pembagian kado Natal, anak-anak yang ada dipanti asuhan tersebut sungguh bersukacita, senang, tawa gembira terlihat pada wajah-wajah mereka, dan inilah yang menjadi sukacita tersendiri bagi jemaat GpdI el-gibbor dibandingkan dengan natal-natal sebelumnya yaitu melihat wajah yang berseri-seri dan inilah juga yang menjadi kado istimewa di natal tahun 2014 ini. Dan jemaat pun berbagi berkat untuk panti asuhan rumah pengharapan baru dengan membawa keperluan-keperluan yang dibutuhkan oleh panti asuhan tersebut.
 
By: Ya